logo


Jokowi Tegaskan Kebijakan Relaksasi Kredit bagi Ojek Online Mulai Berlaku Mulai 1 April

"Sudah saya konfirmasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dimulai April 2020 ini efektif," ucap Jokowi

31 Maret 2020 17:00 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keringanan cicilan kredit bagi para pekerja informal yang terdampak atas penyebaran virus corona, seperti ojek online, sopir taksi, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan nelayan akan berlaku secara efektif mulai 1 April 2020. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan kebijakan ini sudah bisa dinikmati mulai esok hari.

"Sudah saya konfirmasi ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dimulai April 2020 ini efektif," ucap Jokowi dalam video conference, Selasa (31/3).

"OJK telah menerbitkan aturan tersebut dan mulai berlaku April. Sekali lagi, April ini sudah berjalan," tegas Jokowi.


Cegah Kasus Impor COVID-19, Indonesia Tutup Pintu Kedatangan dan Transit bagi WNA

Jokowi juga menyatakan relaksasi tersebut diperuntukkan bagi pekerja informal yang berpenghasilan harian dengan nilai kredit di bawah Rp 10 miliar.

"Telah ditetapkan pengajuan tanpa harus ke bank atau perusahaan leasing. Hanya e-mail atau media komunikasi seperti WhatsApp," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot menyatakan bahwa sembilan bank di Indonesia siap memberi keringanan kredit bagi debitur yang terkena dampak wabah virus corona.

Sembilan bank tersebut diantaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT BRI (Persero) Tbk, PT BNI (Persero) Tbk, PaninBank, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk, Bank DBS, Bank Index, Bank Ganesha.

Antisipasi Covid-19, WNI yang Kembali dari Luar Negeri Langsung Jadi ODP

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia