logo


Jokowi Serukan Darurat Sipil, DPR: Bukan Keadaan Genting Perang

Dave menjelaskan darurat sipil bisa diterapkan untuk menanggapi wabah

31 Maret 2020 16:11 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Dave Laksono
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Dave Laksono Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono angkat suara terkait penerapan pembatasan sosial skala besar (PSSB) dengan rencana menjalankan kebijakan darurat sipil demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dave menjelaskan, darurat sipil merupakan cerminan keadaan genting suatu negara. Hanya saja, kali ini tak seperti negara yang mendapat serangan pertahanan dari luar.

"Mungkin presiden menganggap situasi semakin tak terkontrol, virus semakin meluas," kata Dave, dilansir dari tagar.id, Senin, (30/3).


Putus Rantai Corona, Semua Kunjungan WNA Dihentikan Sementara

Lebih lanjut, Dave menerangkan darurat sipil bisa diterapkan untuk menangani wabah corona, bukan karena desakan perang saja.

"Jadi bukan keadaan genting perang. Tapi karena ada bahaya dalam negeri seperti wabah atau bencana alam maka kebijakan darurat sipil dilakukan," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan untuk menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSSB) melalui kebijakan darurat sipil demi memerangi virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Said Didu: Pemberlakuan Darurat Sipil Adalah Melindungi Kekuasaan Penguasa

Halaman: 
Penulis : Iskandar