logo


Tolak Darurat Sipil, Natalius Pigai: Menyebabkan Kematian Tidak Terkontrol

Ia mengusulkan pemerintah menyiapkan sistem Layanan Kesehatan khusus pengobatan virus Corona secara memadai sampai di pelosok-pelosok daerah

31 Maret 2020 13:26 WIB

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai suarapapua.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menolak rencana pemerintah yang akan menerapkan status darurat sipil dalam menghadapi wabah virus Corona Covid-19 di Indonesia.

Dia menilai dengan adanya status darurat sipil justru akan menyebabkan lebih banyak korban yang berjatuhan akibat virus corona tersebut.

“Saya tolak Darurat Sipil karena justru menyebabkan kematian tidak terkontrol pada Rakyat yang terancam dari kuman, ekonomi namun tidak berani berekspresi tentang kondisi orang-orang lemah di Indonesia. Apapun alasannya, kita tegas menolak darurat sipil di Indonesia,” tegas Natalius Pigai di Jakarta, Selasa (31/3/2020).


Mardani: Darurat Sipil Memudahkan Pemerintah Menyadap

Menurutnya masih ada cara lain yang bisa ditempuh oleh pemerintah dalam menghadapi ancaman virus corona tersebut.

“Kita harus pahami bahwa virus Corona harus dihadapi bukan dengan cara perang konvensional perang melawan kuman. Ancamannya bukan militer dan nyata tetapi ancaman kuman yang tidak terlihat. Dua cara perang yang berbeda,” tuturnya.

Bicara soal Lockdown, Denny Siregar: Kita Tak Ingin Indonesia Seperti India

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata