logo


Jokowi Berencana Ambil Kebijakan Darurat Sipil, Jansen: Tega Sekali Anda Pak!

Jansen menyebut bahwa kebijakan darurat sipil adalah kebijakan 'cuci tangan' dan power oriented

31 Maret 2020 11:00 WIB

Jansen Sitindaon
Jansen Sitindaon Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo berencana menerapkan kebijakan darurat sipil sebagai upaya penanganan virus corona (Covid-19). Rencana tersebut mendapat tanggapan dari Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon.

"Darurat Sipil: Kewajiban minim Kekuasaan bertambah. Enak sekali boss!!" ujar Jansen seperti dilihat Jitunews di akun Twitternya @jansen_jsp, Selasa (31/3).

Jansen menyebut bahwa dengan kebijakan darurat sipil maka pemerintah tidak memiliki tanggung jawab atas kebutuhan dasar masyarakat. Hal tersebut berbeda dengan karantina wilayah.


Darurat Sipil Jadi Kontroversi, Demokrat Minta Jokowi Jelaskan Maksudnya

"TEGA SEKALI ANDA PAK. Dgn memilih Pembatasan Sosial (psl 59) pemerintah tak punya tanggung jawab atas kebutuhan dasar banyak orang. Beda dgn Karantina Wilayah (psl 55). Sudah kebutuhan tidak dijamin, privasi mau dimasuki lagi. Ini perang lawan wabah pak! Bukan dgn rakyat sendiri," cuitnya.

Ia menyebut bahwa darurat sipil ini adalah kebijakan 'cuci tangan'.

"Sejak awal kami sudah menunda politik pak @jokowi. Tapi anda malah menghadapi wabah corona ini dgn pendekatan politik. Darurat sipil ini kebijakan "cuci tangan" dan power oriented. Anda ingin mengendalikan publik tapi tidak mau menanggung hidup mereka," kata Jansen.

Luhut Tunda Kebijakan Anies Baswedan, Fadli Zon: Seperti 'The Real President' Ya?

Halaman: 
Penulis : Admin