logo


Darurat Sipil Jadi Kontroversi, Demokrat Minta Jokowi Jelaskan Maksudnya

Banyak pihak yang tidak setuju dengan kebijakan darurat sipil

31 Maret 2020 09:52 WIB

Andi Arief
Andi Arief Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Politikus Partai Demokrat Andi Arief meminta Presiden Joko Widodo menjelaskan maksud darurat sipil dalam menangani virus corona. Pasalnya wacana darurat sipil menuai banyak kontroversi di berbagai kalangan. Banyak yang menolak wacana darurat sipil.

"Saya harap hari ini Pak Jokowi menjelaskan tentang apa yang dia maksud dengan darurat sipil," kata Andi Arief kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).

Andi menilai pernyataan Jokowi terkait darurat sipil terlalu futuristik. Ia menilai darurat sipil yang dimaksud adalah pemerintah yang sudah tidak bisa bekerja.


Anies Minta Izin Jokowi Karantina Wilayah DKI, Istana: Tidak Diterima, Otomatis Ditolak

"Apakah menteri-menteri sudah tidak bisa saling koordinasi, presiden tidak bisa ketemu wakil presiden dan sebaliknya, para menteri sudah tidak bisa bertemu, panglima TNI sudah tidak bisa bertemu? Saya kira itu darurat sipil," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri  pada Senin (30/3/2020) untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar dengan diiringi darurat sipil dalam menangani wabah Covid-19.

 

Ajak Masyarakat Bersama-sama Tolak Darurat Sipil, Rizieq Shihab: Itu Menjadikan Rakyat Ancaman

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati