logo


Sejumlah Daerah Lockdown, Habiburokhman: Saya Gak Sepakat

Menurutnya, yang paling penting adalah pemenuham kebutuhan pokok warga

31 Maret 2020 09:42 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Berkaitan dengan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, pemerintah menganjurkan untuk menjaga jarak satu sama lain. Namun, ada juga beberapa wilayah yang memutuskan untuk melakukan karantina wilayah atau lockdown mandiri.

Politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, mengaku tidak sepakat dengan lockdown mandiri. Menurutnya, yang paling penting adalah pemenuham kebutuhan pokok warga.

"Beberapa kota disebut sudah lockdown/karwil sendiri, saya gak sepakat. Main tutup jalan sich gampang, yang penting bagaimana pemenuhan kebutuhan pokok warga," ujar Habiburokhman melalui akun Twitternya @habiburokhman, Selasa (31/3).


Jokowi Pilih PSBB Ketimbang Lockdown, Fadjroel Sebut Presiden Tak Ingin Seperti India

Kota pertama yang melakukan lockdown mandiri adalah Tegal, Jawa Tengah. Ada sebanyak 49 titik akses masuk ke Kota Tegal akan ditutup mulai 30 Maret 2020 hingga 30 Juli 2020. Semua jalan akan ditutup kecuali jalur provinsi dan nasional.

Kota Tasikmalaya, Jawa barat, akan melakukan Lockdown mulai 31 Maret 2020. Semua alat transportasi juga dilarang menaikturunkan penumpang di wilayah Tasikmalaya.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, juga memutuskan kebijakan lockdown. Bandara sebagai salah satu pintu masuk utama ke Papua mulai ditutup pada 26 Maret hingga 9 April 2020.

Makassar memberlakukan karantina parsial, yaitu menutup akses keluar dan masuk pemukiman yang teridentifikasi ada warga berstatus PDP atau positif Covid-19.

Ajak Masyarakat Bersama-sama Tolak Darurat Sipil, Rizieq Shihab: Itu Menjadikan Rakyat Ancaman

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata