logo


Jokowi Pilih PSBB Ketimbang Lockdown, Fadjroel Sebut Presiden Tak Ingin Seperti India

Presiden melihat lockdown di India menimbulkan kekacauan

31 Maret 2020 07:59 WIB

Fadjroel Rachman
Fadjroel Rachman Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman menyampaikan alasan Presiden Jokowi memilih kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketimbang karantina wilayah atau lockdown. Menurut presiden, penerapan lockdown tidak efektif sebagaimana yang terjadi di India dan Italia.

"Kan sudah ada di dalam UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, di sana kan ada urutannya tuh, karantina rumah, karantina rumah sakit kemudian ada pembatasan sosial skala besar baru kemudian karantina wilayah," kata Fadjroel kepada wartawan, Senin (30/3/2020).

"Dan presiden melihat kalau karantina wilayah itu dengan kasus aja India, kasus Italia, itu ternyata menimbulkan kekacauan sosial, kalau tidak direncanakan secara terukur, mengingat contoh-contoh tersebut presiden menganggap Indonesia sekarang sudah cukup dengan pembatasan sosial skala besar," lanjutnya.


Jokowi Terapkan Darurat Sipil, Fadli Zon: Salah Pakai Aturan, Diagnosa Salah

Kritik Jokowi, Said Didu: Rakyat Butuh Bantuan, Tapi yang Kau Siapkan Cambuk Darurat Sipil

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati