logo


Pandemi Covid-19, PKS: Kenapa Setelah Keadaan Makin Parah, Baru Pemerintah Seperti Tergopoh-gopoh

PKS meminta pemerintah untuk memberlakukan lockdown

30 Maret 2020 13:20 WIB

Wakil Ketua Fraksi PKS, Netty Prasetiyani
Wakil Ketua Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Dok. PKS

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah diminta untuk segera berlakukan karantina wilayah guna mencegah pandemi Covid-19 semakin meluas.

“Kenapa setelah keadaan makin parah, baru pemerintah seperti tergopoh-gopoh membuat rancangan peraturan pemerintah sebagai landasan hukum karantina wilayah," ujar Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Menurutnya karantina wilayah setidaknya akan membawa beberapa manfaat. Dimana yang pertama dapat meminimalisasi persebaran Covid19.


Geram Namanya Dicatut dalam Donasi Bodong, Anne Avantie Laporkan Pemilik Akun

“Kedua, membatasi pergerakan atau mobilitas masyarakat keluar masuk tanpa mengetahui statusnya apakah ODP atau PDP. Ketiga, mengurangi imported case ke daerah,” jelasnya.

“Keempat, mempermudah pendataan (tracking) atau kategorisasi kesehatan masyarakat. Kelima, mempercepat proses penanganan Covid19," imbuhnya.

Politisi PKS ini mengatakan bahwa undang-undang tentang karantina kesehatan sudah berlaku sejak 2018, namun sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan peraturan pemerintah sebagai juklak implementasinya.

"Sejak awal wabah ini muncul di Wuhan dan kemudian mengakibatkan pemulangan WNI dari sana, saya sudah mengingatkan pemerintah terkait penyiapan instrumen hukum yang diperlukan saat harus memberlakukan karantina wilayah. Langkah antisipasi ini seharusnya sudah dilakukan jauh hari,” katanya.

Dalam hal ini, Netty meminta pemerintah bersikap tegas dalam melindungi rakyat.

"Jangan benturkan nasib rakyat dengan hukum atau konstitusi. Harus ada keberanian melakukan upaya terobosan di tengah situasi darurat," pungkasnya.

Ruhut Puji Jokowi yang Tunda Lockdown

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Admin