logo


Donald Trump Prediksi Kematian Akibat Covid-19 di AS Bisa Lebih 100 Ribu

Trump memutuskan untuk memperpanjang aturan jaga jarak sosial sampai 30 Apri

30 Maret 2020 10:28 WIB

Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal
Donald Trump meentapkan kebijaakan baru untuk para pemegang visa secara universal NU Online

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kematian di AS akibat virus corona (Covid-19) dapat mencapai 100 ribu sampai 200 ribu atau lebih.

"Kita semua bersama-sama telah melakukan pekerjaan yang sangat baik," ujar Trump seperti dilansir dari CNN, Senin (30/3).

Hal tersebut ditegaskan oleh Trump ketika menanggapi pernyataan dari pakar penyakit menular, Dr. Anthony Fauci mengenai 100 ribu sampai 200 ribu orang AS dapat meninggal karena virus.


Mahfud MD: Konsep Karantina Wilayah Tidak Sama dengan Lockdown, Tapi Lebih ke Physical Distancing

Pada hari Minggu (29/3), Trump memutuskan untuk memperpanjang aturan jaga jarak sosial sampai 30 April mendatang.

Menanggapi studi mengenai potensi korban jiwa dari Covid-19, Trump menduga akan ada lebih dari 2 juta kasus jika pemerintah tidak melakukan apapun.

"Pertama kali saya mendengar angka itu, saya telah menanyakan pertanyaan yang sama kepada beberapa orang. Saya merasa lebih baik dengan apa yang kami lakukan minggu lalu dengan $2,2 triliun," kata Trump.

"Karena berbicara tentang potensi korban hingga 2,2 juta dan bahkan ada yang memprediksi bisa lebih tinggi dari itu. Anda berbicara tentang 2,2 juta korban meninggal. 2,2 juta orang dari ini," kata Trump.

Melihat AS yang mengerahkan segala kekuatan yang dimiliki dan dana yang dikeluarkan untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini. Bagaimana dengan kebijakan Indonesia dalam menghadapi wabah ini.

Indonesia sendiri sudah menggelontorkan anggaran mencapai Rp158,2 triliun untuk menghadapi wabah corona ini. Jika pemerintah tidak memilih opsi lockdown, Indonesia harus 'perang total' menghadapi corona agar tidak memakan korban banyak.

Menurut data terakhir, sudah ada 1285 orang posistif corona di Indonesia, setidaknya 64 orang sembuh dan 114 meninggal dunia.

Soal Karantina Wilayah, KSP: Bukan Sesuatu yang Pasti Diambil

Halaman: 
Penulis : Admin