logo


Corona Diprediksi Memuncak Bulan Mei, Begini Tanggapan Pemerintah

Ilmuwan UNS menyebut puncak virus corona pada pertengahan bulan Mei

29 Maret 2020 15:19 WIB

Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ilmuwan Universitas Sebelas Maret memprediksi  puncak virus corona di Indonesia terjadi pada pertengahan bulan Mei. Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan perhitungan tersebut bisa benar dan bisa saja salah.

"Perhitungan itu bisa benar bisa enggak," ujar Yuri seperti dilansir Detikcom, Sabtu (28/3/2020).

Meskipun demikian, Yuri mengatakan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar virus corona di Indonesia bisa segera berhenti.


Jabar Gunakan Drive Thru Tes Corona, Bagaimana yang Tak Punya Kendaraan?

Menurut Yuri, bebarapa pihak memprediksikan puncak virus corona berdasarkan perhitungan penambahan kasus corona perhari. Hal tersebut belum bisa dibuktikan secara pasti.

"Artinya ramalan atau kajian dari banyak imun termasuk yang saya baca juga berhitungannya mereka sama-sama menghitung dari penambahan hari per hari, terus perilaku masyarakat itu dihitung semua sama dia, dihitung dengan cara seperti itu, waduh kalau seperti ini caranya kurang lebih baru bisa mencapai puncak di sekitar April," tambahnya.

AS Gunakan Jutaan Telur Ayam untuk Vaksin Flu, Bisakah untuk Vaksin Corona?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex