logo


Hadapi Corona, Anies Beberkan Kondisi Pelayanan Kesehatan di Jakarta

Hal itu diungkapkan saat menjadi tamu di Podcast Deddy Corbuzier

29 Maret 2020 09:37 WIB

Anies Baswedan di Channel Youtube Deddy Corbuzier
Anies Baswedan di Channel Youtube Deddy Corbuzier Youtube

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan beberapa fakta terkait layanan kesehatan di Ibu Kota yang saat ini menampung pasien terjangkit virus corona atau Covid-19.

Lewat kanal YouTube Deddy Corbuzier, Anies menjelaskan ada tiga kelas pasien tertular corona, pertama berat atau parah, sedang, dan biasa.

Anies mengatakan saat ini untuk pasien dengan kasus berat atau parah tercatat 5 persen, sedang 15 persen, dan biasa 80 persen. Ia mengklasifikasikan pasien dengan kasus berat atau dan sedang adalah orang yang memilki penyakit asma, jantung, diabetes ataupun usia. Mereka membutuhkan perawatan di ruang ICU.


Terapkan Lockdown Lokal, Walkot Tegal Diminta Tanggung Jawab

Dia menyebutkan ada ratusan jumlah tenaga medis spesialis. "Di Jakarta 200," kata Anies menjawab rasa penasaran Deddy.

Mantan Mendikbud itu menegaskan tenaga medis spesialis tersebut tidak boleh berkurang karena sangat penting untuk menangani pasien dengan kasus berat dan sedang.

"Dua ini (spesialis) tidak boleh sampai berkurang jumlahnya karena merekalah yang akan mengurusi 20 persen. Yang 80 persen masuk ke kamar biasa," kata Anies.

Lebih lanjut, Anies menyatakan terdapat 172 ICU dan 1.200 untuk reguler jika dillihat dari kapasitas lima rumah sakit di Jakarta yang telah disiapkan dan menjadi rujukan.

"Saya ini melihat kapasitas kita. Kita ini kapasitasnya adalah nampung orang sebanyak 1.372, itu kapasitas kita jadi begitu saya lihat angkanya makin naik saya tahu persis ini warga saya harus saya lindungi kalau kita tidak bergerak cepat, sulit," kata Anies.

Selain itu, pemerintah disebut telah mengulurkan bantuan berupa penyediaan Wisma Atlet yang hanya bisa digunakan untuk menampung para pasien dengan kasus biasa, sebanyak 80 persen. Karena 20 persen lainnya memerlukan fasilitas ICU di rumah sakit.

Diketahui, per Sabtu, 28 Maret 2020 jumlah kasus Corona di Indonesia sudah mencapai angka 1.155 dan sebanyak 102 orang meninggal dunia dan 59 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Corona Dibuat Bercanda, Deddy Corbuzier Kesal

Halaman: 
Penulis : Iskandar