logo


Terapkan Lockdown Lokal, Walkot Tegal Diminta Tanggung Jawab

Pengamat menilai kebijakan lockdown itu harus ditunjang dengan bantuan bahan pokok kepada masyarakat tak mampu

29 Maret 2020 08:12 WIB

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono Panturapost.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat kebijakan publik Yayat Supriatna menyebut Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mesti bertanggung jawab atas kebijakan penutupan wilayah hingga empat bulan mendatang.

Menurutnya, kebijakan lockdown itu harus ditunjang dengan bantuan bahan pokok kepada masyarakat tak mampu.

"Tidak harus bantuan tunai, bantu mereka dengan sembako selama masa karantina," kata Yayat Supriatna, dikutip dari Tagar pada Minggu (29/3).


Akui Tak Mudah, NasDem Tetap Desak Pemerintah Tempuh Lockdown

Yayat menilai penutupan akses keluar masuk Tegal mengakibatkan sektor ekonomi kota di wilayah pantura Jawa Tengah merosot. Ia juga mengatakan masyarakat kelas menengah ke bawah adalah pihak yang harus diperhatikan sebagai imbas kebijakan lockdown.

"APBD-nya dipangkas dan dialihkan kepada bantuan kepada masyarakat tak mampu," jelasnya.

“Bantuan sembako seharusnya diantar ke rumah masing-masing. Ini untuk menghindari kerumunan, karena antrean panjang pembagian sembako,” tuntas Yayat.

Sebut COVID-19 Tentara Allah, Umi Pipik: Teguran Buat Semua Manusia

Halaman: 
Penulis : Iskandar