logo


Jansen: Kebijakan Pemerintah yang Ada 'Bau-bau Produk Chinanya' Dikurangi Dululah

Jansen menanggapi pemerintah Spanyol yang menarik rapid test buatan Tiongkok

28 Maret 2020 18:45 WIB

Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon
Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Spanyol menarik 9.000 kit pengujian virus corona (Covid-19) buatan Tiongkok karena diketahui alan tersebut tingkat deteksi akuratnya hanya 30 persen.

Menanggapi hal itu, politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, meminta pemerintah Indonesia untuk mengurangi produk-produk yang 'berbau China'.

Jansen juga mengaku lebih cocok dengan gaya dan produk dari Korea Selatan.


Ferdinand ke Jokowi: Bukan Bermaksud Menambah Beban Bapak, Tapi Tolong Agar Menkeu....

"Utk sementara waktu, kebijakan pemerintah yg ada "bau² produk Chinanya" dikurangi dululah. Krn sekejap pasti langsung ada bantahannya, entah itu dr dalam maupun luar negeri. Sejak awal jikapun rapid test, saya cocok dgn gaya dan produk Korsel sebenarnya," ujar Jansen melalui akun Twitternya @jansen_jsp, Sabtu (28/3).

Sebelumnya, pemerintah Spanyol telah menghabiskan sekitar Rp68,87 miliar untuk alat tes, masker, sarung tangan dan peralatan pelindung pribadi.

Pemerintah Spanyol mengaku tidak membeli langsung dari produsen dari China tapi dari perusahaan pemasok di Spanyol yang membelinya di China dan telah menyediakan dokumen yang diperlukan.

"Tes pertama pada kit pengujian cepat dilakukan secara bersamaan oleh sebuah rumah sakit di Madrid dan Carlos III Health Institute, dan segera setelah ditemukan sensitivitas rendah, mereka ditarik," kata kementerian dilansir dari Guardian melalui vivanews.

Tak Hanya Virus Corona, China Juga Dipusingkan dengan Tumpukan Limbah Medis

Halaman: 
Penulis : Admin