logo


Soal Lockdown, Habiburokhman: Kalau Menunggu PP Terbit Pasti Kelamaan dan Korban Akan Banyak

WHO sudah menetapkan virus corona sebagai pandemi maka PP tidak diperlukan

28 Maret 2020 15:12 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Twitter @habiburokhman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah sedang merumuskan Peraturan Pemerintah (PP) terkait pelaksanaan karantina wilayah atau lockdown untuk mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19).

Anggota DPR RI, Habiburokhman, mengatakan bahwa karantina wilayah atau lockdown di Jakarta tidak harus menunggu PP terbit.

"Kami mendukung langkah Menko Polhukam yang segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang lockdown atau karatina wilayah. Namun demikian penetapan status karantina wilayah untuk Jakarta sudah bisa dilakukan tanpa perlu menunggu PP tersebut tersebut," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3).


Pakar Matematika Prediksi Akhir Wabah Virus COVID-19 di Indonesia pada Awal Juni, Syaratnya...

"Alasannya karena tidak satupun pasal-pasal yang mengatur soal karantina rumah dan karantina wilayah dalam Bab VII UU Karantina Kesehatan (UU KK) yang mengamanatkan penerbitan PP," sambungnya.

Habiburokhman mengatakan bahwa WHO sudah menetapkan virus corona sebagai pandemi maka PP tidak diperlukan untuk melakukan karantina wilayah.

"Karena WHO sudah menetapkan Corona sebagai pandemi. Maka situasi saat ini sudah dapat dikatakan sangat darurat," katanya.

Menurutnya, jika menunggu PP terbit terlalu lama karena saat ini korbancorona sudah banyak, khususnya di DKI Jakarta.

"Khusus untuk DKI Jakarta tingkat penyebarannya sangat cepat. Kalau menunggu PP terbit pasti kelamaan dan korban akan banyak sekali," pungkasnya.

Prabowo Larang Pegawai Kemenhan Mudik, Fadli Zon: Agar Kampung Kita Bebas Virus Corona

Halaman: 
Penulis : Admin