logo


Gubernur New York, Misi Selamatkan Kehidupan

Ini ungkapan rasa terima kasih Gubernur New York Andrew Cuomo kepada Tentara AS yang telah membantu menangani wabah virus Corona

28 Maret 2020 12:48 WIB

Gubernur New York Andrew Cuomo
Gubernur New York Andrew Cuomo ABC News

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur New York Andrew Cuomo secara resmi mengucapkan terima kasih untuk militer AS yang telah mencurahkan segala daya dan upaya dalam penanganan wabah virus Corona COVID-19 di AS.

Sebelumnya, militer Amerika Serikat dibantu oleh insinyur-insinyur New York telah berhasil membangun fasilitas kesehatan untuk menghadapi membludaknya pasien Covid-19.

Dalam pidatonya, Cuomo mewakili warga New York mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan yang telah dilakukan militer dan insinyur dalam menghadapi wabah Covid-19 ini. Begini isi pidato lengkapnya:


Kasus COVID-19 di AS Capai 103.942 Kasus dan 1.689 Kematian, Petugas Medis Kewalahan

Pertama, saya ingin memperkenalkan kepada anda tentang Jenderal Patrick Murphy. Beliau cerdas dan tangguh. Saya pernah bekerja bersama dengannya selama sembilan tahun. Saya melihat kinerja beliau dalam menanggulangi bencana alam seperti badai pasir, banjir, bahkan penanggulangan aksi teroris. Tidak ada yang lebih baik darinya.

Saya ingin mengucapkan selamat kepada para insinyur dari pihak militer atas apa yang telah mereka lakukan disini.

Dan apa yang telah kalian lakukan dengan membangun sebuah fasilitas kesehatan dalam waktu satu minggu adalah sebuah pekerjaan yang luar biasa. Saya tidak tahu bagaimana kalian melakukannya. Kalian telah melakukan lebih dari yang saya inginkan.

Ini adalah musuh yang tengah kita hadapi. Musuh yang tak kasat mata. Musuh yang mampu merasuki. Ini akan menjadi tugas panjang, yang mungkin akan memakan waktu berminggu-minggu. Ini akan menjadi hari yang panjang, hari yang sulit dan hari yang buruk serta hari yang menyedihkan.

Ini adalah misi penyelamatan, dan kalian berada di dalamnya. Misi utamanya adalah menyelamatkan banyak nyawa, itulah yang akan kalian lakukan. Namun, sehebat apapun yang kita lakukan, kita tidak akan mampu menyelamatkan semua orang.

Yang lebih kejam adalah musuh kali ini tidak menyerang kita yang kuat. Musuh menyerang pihak yang lemah, yang rentan, dan itu adalah yang terburuk. Musuh menyerang orangtua kita, kakek kita, kerabat dan orang-orang yang sedang sakit. Maka, lindungi mereka, bantu mereka, karena mereka membutuhkan kita.

Kalian hidup dalam momen bersejarah. Ini akan menjadi sebuah momen yang akan tertulis dalam sejarah, yang akan diceritakan dari generasi ke generasi. Ini adalah momen yang akan merubah negara. Ini adalah sebuah momen yang akan memaksa orang untuk berubah, membuatnya kuat, atau mungkin membuatnya lemah. Yang jelas, ini adalah sebuah momen yang akan merubah karakter seseorang.

Sepuluh tahun dari sekarang, kalian akan bercerita tentang hari ini kepada anak cucu kalian. Kalian mungkin akan meneteskan air mata karena kalian ingat berapa banyak nyawa yang melayang, kalian akan ingat wajah dan nama-nama, kalian akan mengingat seberapa hebat yang kalian lakukan, tetap saja kalian kehilangan seseorang yang kalian sayangi.

Dan kalian akan meneteskan air mata dan itu sudah seharusnya, karena kalian akan sedih. Namun, kalian juga akan bangga. Kalian akan merasa sangat bangga dengan apa yang sudah kalian lakukan hari ini, dimana kebanyakan orang 'bermain aman', kalian justru berani tampil, dengan skil dan profesionalisme yang kalian miliki. Dengan itu, kalian mampu membuat perbedaan dan menyelamatkan nyawa. Itu adalah tugas yang akan kalian lakukan. Kalian akan menunjukkan keberanian, keahlian dan talenta yang kalian miliki, dengan segenap hati dan pikiran. Kalian akan melayani dengan kehormatan. Itulah yang akan membuat kalian bangga dan sudah seharusnya kalian banggakan.

Saya membawakan ribuan terima kasih dari seluruh penduduk Kota New York yang sangat menghargai pengorbanan yang kalian buat.

Teman-teman sekalian, Saya ingin sampaikan bahwa kita akan hajar virus Corona ini, kita akan menyelamatkan nyawa, dan Kota New York akan sangat berterimakasih. Semoga Tuhan selalu memberkati setiap orang dari kalian.

 

Jumlah Kasus COVID-19 Tertinggi di Dunia, Bill Gates Desak Trump Lockdown AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia