logo


Lawan COVID-19, AS Gelontorkan Stimulus Terbesar Sepanjang Sejarah, Capai USD 2 Triliun

"Para buruh dan usaha kecil sangat membutuhkan uang untuk dapat bertahan hidup. Virus (covid-19) bukanlah kesalahan mereka," kata Trump

28 Maret 2020 10:14 WIB

Donald Trump
Donald Trump Business Insider

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Amerika Donald Trump telah menandatangani RUU stimulus USD 2,2 triliun atau lebih dari Rp 35 ribu triliun pada hari Jumat (28) yang bertujuan untuk memperkuat sektor ekonomi AS dalam melawan penyebaran virus corona di negara tersebut.

Stimulus terbesar yang pernah digelontorkan oleh pemerintah AS sepanjang sejarah tersebut nantinya akan ditujukan untuk membantu sektor indusri, UMKM, dan para buruh dalam menghadapi krisis ekonomi.

"Para buruh dan usaha kecil sangat membutuhkan uang untuk dapat bertahan hidup. Virus (covid-19) bukanlah kesalahan mereka," kata Trump dilansir dari CNN pada Sabtu (28/3).


Mahfud MD: Secara Praktis, Sekarang Ini kan Kita Sudah Melakukan Karantina Tapi Terbatas

RUU stimulus yang sempat mendapat penolakan dari sejumlah anggota kongres, salah satunya Thomas Massie, anggota Partai Republikan.

Trump bahkan menyebut Thomas Massie hanya sekedar ingin "cari muka" dan sudah seharusnya dikeluarkan dari Partai Republikan.

"Tampaknya @RepThomasMassie, seorang anggota kongres dari Kentucky, menyatakan diri melawan kebijakan "Save Our Workers Bill" di kongres. Ia hanya ingin publikasi. Ia tak bisa menghentikannya, hanya sekedar menunda, kedua hal itu sangat berbahaya dan memakan banyak uang," cuit Trump.

Kendati demikian, Trump akhirnya mampu meyakinkan seluruh anggota senat dan DPR AS untuk mengesahkan kebijakan tersebut.

Stimulus tersebut nantinya akan didistribusikan langsung kepada setiap warga AS, dimana yang memiliki pendapatan tidak lebih dari USD 75 ribu akan mendapat bantuan sebesar USD 1,200 atau sekitar Rp 19,2 juta, orang yang sudah menikah dengan penghasilan USD 150,000 akan menerima USD 2,400 atau setara dengan Rp 38,4 juta dan tambahan kelipatan USD 500 (Rp 8 juta) per anak.

 

Singgung Pejabat yang Tak Berani 'Karantina Wilayah', Dokter Tirta: Ayo Temenin Tenaga Medis dan Relawan Berjuang

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia