logo


Puji Kebijakan Social Distancing, Pengamat: Tapi Pastikan Kebutuhan Pangan Cukup

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam menilai kebijakan social distancing sudah tepat untuk mengatasi corona

28 Maret 2020 06:30 WIB

Ilustrasi Jaga Jarak di Bandara
Ilustrasi Jaga Jarak di Bandara antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ari Fahrial Syam angkat suara soal penanganan virus corona atau Covid-19. Menurutnya, imbauan social distancing merupakan pilihan tepat jika seluruh kalangan masyarakat mau bersinergi untuk menerapkannya.

"Sistem kita ini mungkin sudah bagus. Tapi jika memang orang diminta di dalam rumah, pastikan kebutuhan pangan itu juga cukup. Oleh karena itu benar, RT (rukun tetangga) RW (rukun warga) musti diaktifkan," kata kata Ari melalui konferensi pers di channel YouTube Medicine UI, Jumat, (27/3).

Ari menilai, social distancing dilakukan dengan maksimal maka ada peluang besar untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Tindakan itu menjadi alternatif terbaik apabila pemerintah dan masyarakat alergi dengan sebutan lockdown.


AS Minta Bantuan China, Denny Siregar Sindir Trump: Pernyataan Rasisnya Ditelan Sendiri Mentah-mentah

"Oke lah kita alergi menggunakan lockdown. Tapi yang penting mobilitas manusia itu dibatasi. Agar orang yang ada di tempat wabah ini tidak menularkan ke luar,” tuturnya.

“Intinya, kalau lockdown ini menjadi momok, coba deh kita terapkan orang cuma berdiri saja di rumahnya, tidak keluar-keluar. Pintu masuk Jakarta (juga) dikontrol," tuntas Ari.

Kontribusi Kerap Dipertanyakan, Billy Mambrasar Sebut Stafsus Aktif di Satgas Covid-19

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×