logo


Korban Corona Terus Bertambah, Novel Bamukmin: Indonesia Sudah Sangat Wajib Lockdown

Novel menilai kondisi Indonesia saat ini sudah sangat gawat

27 Maret 2020 23:45 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil kebijakan agar Indonesia melakukan lockdown seperti negara-negara lain dalam menangani wabah virus corona (Covid-19).

Lockdown dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona kian meluas dan korban pun makin banyak berjatuhan.

"Indonesia sudah sangat wajib lockdown karena korban corona bertambah terus secara signifikan dan sekarang sudah mencapai 893 kasus dan mati 78 jelas sudah gawat," ujar Novel Bamukmin di Jakarta, Jumat (27/3/2020).


Imbau Daerah Realisasikan Rapid Test, Bamsoet: Agar Kasus Baru Dapat Segera Ditemukan

Tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini menyebut bahwa warga juga harus sadar untuk mengisolasi diri sendiri dan mengikuti instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Dan seharusnya warga Indonesia sadar dengan benar-benar secara menyeluruh melockdown diri sendiri dan juga mengikuti intruksi Anies Baswedan sebelumnya sudah jelas, sehinga kesempatan 14 hari sudah memutus mata rantai penyebaran virus corona," tuturnya.

Novel menambahkan, jika Indonesia tidak lockdown dan warga tidak mematuhi instruksi Gubernur Anies, maka korban meninggal akibat wabah corona bisa meningkat drastis.

"Kalau sudah begini pantas kalau para pakar medis ada yang berani menyatakan untuk sekarang ini siapkan kuburan massal saja. Karena juga upaya tidak maksimal yang dilakukan pemerintah pusat," tukasnya.

Seperti diketahui, hingga Jumat (27/3), jumlah pasien positif corona mencapai 1046 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 87 orang, dengan jumlah yang sembuh 46 orang.

Corona Semakin Masif, Prabowo Intruksikan Pegawai Kemenhan Tak Mudik Tahun Ini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Iskandar