logo


Dirjen Perhubungan Darat: Kalau Tidak Mudik, Mungkin Akan Diberi Reward

"Kami mendapati ada masyarakat yang mudik sebelum waktunya. Beberapa hari yang lalu pada 20, 21, 22 Maret 2020. Itu ada beberapa terminal tipe A mengalami lonjakan penumpang dari Jabodetabek," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiya

27 Maret 2020 14:45 WIB

Kegiatan BBM 2018 bertema Energi Silaturahmi diberangkatkan secara bertahap, mulai tanggal 8 Juni s.d 22 Juni 2018
Kegiatan BBM 2018 bertema Energi Silaturahmi diberangkatkan secara bertahap, mulai tanggal 8 Juni s.d 22 Juni 2018 Pertamina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perhubungan tengah mengkaji adanya sanksi bagi masyarakat yang nekat melakukan mudik ke kampung halamannya di tengah kondisi darurat virus corona. Hasil kajian tersebut rencananya juga akan dibahas dalam rapat terbatas bersama menteri-menteri Jokowi.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan kajian sanksi dan usulan larangan mudik perlu dilakukan guna mencegah semakin meluasnya penyebaran wabah covid-19 di Indonesia.

"Kami mendapati ada masyarakat yang mudik sebelum waktunya. Beberapa hari yang lalu pada 20, 21, 22 Maret 2020. Itu ada beberapa terminal tipe A mengalami lonjakan penumpang dari Jabodetabek," ujarnya, Jumat (27/3).


Akhirnya! Pasien COVID-19 di Solo Pulih, Dinas Kesehatan: Corona itu Bisa Sembuh

"Karenanya, kami akan usul. Bisa melibatkan Pemprov DKI, termasuk kementerian dan lembaga terkait, untuk menerapkan punishment (hukuman) mengenai mudik. Jadi, masyarakat yang memaksa mudik akan diberi punishment seperti apa," jelas Budi.

Selain itu, Budi juga mengatakan bahwa pihaknya juga akan mengkaji usulan pemmberian insentif bagi masyarakat Jabodetabek yang tidak melakukan mudik, terutama bagi masyarakat kelas menengah dan para pekerja sektor informal.

"Kalau tidak mudik, mungkin akan diberi reward (penghargaan) dibantu dari sisi pendapatan, membujuk supaya tidak mudik," jelasnya.

Ekonomi Ambruk Pasca Wabah COVID-19, Bill Gates: Lebih Baik daripada Membawa Orang Hidup Kembali

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia