logo


Tak Perlu Khawatir Jika Haji Dibatalkan, Menag: Dana Akan Dikembalikan ke Jemaah

Persiapan haji terus berjalan di tengah pandemi corona

27 Maret 2020 11:24 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi di dampingi Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid ditemui saat membuka Rakernas Kementerian Agama 2020
Menteri Agama Fachrul Razi di dampingi Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid ditemui saat membuka Rakernas Kementerian Agama 2020 Jitunews/Nurman

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kementerian Agama terus memantau perkembangan Covid-19 di Saudi Arabia. Pasalnya hal tersebut berkaitan dengan kegiatan ibadah haji. Kemenag juga sudah menyiapkan opsi apabila haji tahun ini dibatalkan.

"Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, termsuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Saudi di dua kota suci, Makkah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan Pemerintah Arab Saudi," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam rilisnya seperti dilansir detikcom, Jumat (27/3/2020).

Sampai saat ini persiapan ibadah haji terus dilakukan. Termasuk pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang masih berjalan. Pelunasan Bipih kloter pertama diberi jangka waktu sampai April 2020.


Kabar Gembira, Jateng Kini Punya Laboratorium Khusus Covid-19

Fachrul Razi menyampaikan apabila Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan pembatalan ibadah haji, maka Bipih akan dikembalikan ke jemaah.

"Jika ternyata haji tahun ini dibatalkan, dana yang disetorkan saat pelunasan dapat dikembalikan lagi ke jemaah," pungkasnya.

Cegah Corona, PCNU Semarang Gelar Tahlilan Online Doakan Ibunda Jokowi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati