logo


Jumlah Pasien Corona yang Meninggal Naik Tajam, Jubir: Ini Akumulasi Data

Jubir menyebutkan ada akumulasi data kematian selama tiga hari

27 Maret 2020 10:02 WIB

Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto
Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Juru Bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto mengumumkan penambahan kasus pasien corona yang meninggal pada Kamis (26/3) sebanyak 20 kasus. Jumlah tersebut sangat banyak dibandingkan jumlah saat pengumuman penambahan kasus corona pada hari-hari sebelumnya.

"Angka kematian ada penambahan 20 kasus. Sehingga totalnya ada 78 orang," kata Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Kamis (26/3/2020).

Achmad Yurianto menjelaskan bahwa kasus meninggal yang diumumkan kemarin jumlahnya sangat banyak dikarenakan ada akumlasi data kematian selama tiga hari. Namun akumulasi data tersebut hanya dari DKI Jakarta saja.


Kota Tegal Akan Lockdown 4 Bulan, Begini Tanggapan Ganjar Pranowo

"Untuk DKI akumulasi data kematian tiga hari yang baru dikirim hari ini," kata Yurianto kepada wartawan, Kamis malam (26/3/2020).

Yuri juga menjelaskan bahwa pasien corona yang meninggal dunia kebanyakan bukan hanya karena corona saja, namun ada penyakit lain. "Meninggal inikan dengan penyakit komorbid, enggak tahu, itu bukan karena Covid saja kok," tandasnya.

Pasien Sembuh Virus Corona: Kalau Kita Sakit yang Penting Jangan Stres

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati