logo


Bicara soal Surat Arab Saudi ke Menag RI, Fadli Zon Dorong Pemerintah Ambil Keputusan Haji 2020

Kedutaan Besar Arab Saudi meminta Menteri Agama RI untuk menunda penyelesaian kewajiban urusan haji. 

26 Maret 2020 13:45 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, meminta pemerintah untuk segera membuat keputusan mengenai ibadah haji 2020. Mengingat saat ini tengah terjadi pandemi virus corona (Covid-19).

Fadli mengaku sudah membaca surat dari Kedutaan Besar Arab Saudi yang meminta Menteri Agama RI untuk menunda penyelesaian kewajiban urusan haji.

"Akhir pekan lalu saya membaca Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta telah menyurati Menteri Agama Republik Indonesia agar menunda penyelesaian kewajiban urusan haji untuk musim haji 1441 H/2020 karena adanya kasus pandemi global Covid-19. Surat itu tertanggal 13 Maret 2020," ujar Fadli melalui akun Twitternya @fadlizon, Kamis (26/3).


Cicilan Dilonggarkan 1 Tahun, Andre: Alhamdulillah Usulan Kemarin Didengar Jokowi

"Melalui suratnya, Saudi meminta agar pembayaran uang muka terkait kontrak layanan ibadah haji 1441 H ditunda. Sebab, mereka tengah melakukan lockdown untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19," lanjutnya.

Belajar pada pengalaman pembatalan izin umrah, menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah proaktif. Ia menyebut saat ini Saudi tengah menghadapi lonjakan pasien corona.

"Per hari Rabu, 25 Maret 2020, misalnya, jumlah orang terpapar di Saudi mencapai 767 kasus. Padahal, sehari sebelumnya, jumlah orang yg terpapar dilaporkan masih berada di angka 562. Kemarin, pemerintah Saudi melaporkan kematian pertama akibat virus Corona di negaranya," sebutnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 harus dianggap keadaan yang luar biasa. Pemerintah harus membuat keputusan terkait ibadah haji tahun ini.

"Pandemi global Covid-19 harus dianggap force majeure. Sehingga, pemerintah Indonesia harus segera membuat keputusan apakah pemberangkatan jamaah haji tahun ini akan diteruskan atau ditiadakan," ujarnya.

"Keputusan itu perlu dibuat segera, dengan atau tanpa putusan resmi pemerintah Arab Saudi, untuk meminimalisir risiko bagi jamaah kita, sekaligus meminimalisir kerugian moril dan materil akibat ketidakpastian yang dibiarkan berlarut-larut," lanjutnya.

Fadli Zon: Ayo Pak Jokowi, Jangan Kalah oleh Putin

Halaman: 
Penulis : Admin