logo


Diam-diam Bamsoet Ternyata Sering Minta Wejangan Mendiang Ibu Jokowi

"Almarhumah mengajarkan kepada anak-anaknya untuk tidak mengambil punya orang lain yang bukan haknya. Saat Pak Jokowi terpilih menjadi presiden, almarhumah juga mengingatkan Pak Jokowi untuk menjaga amanah rakyat," kata Bamsoet

26 Maret 2020 11:30 WIB

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dok jitunews/khairul anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) turut berduka atas wafatnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sujiatmi Notomiharjo.

Bamsoet mengungkapkan bahwa dirinya sebelum menjadi Ketua DPR RI maupun setelah terpilih menjadi Ketua MPR RI sering bertemu dengan mendiang ibu Sujiatmi Notomiharjo

Pertemuan itu dilakukannya saat dirinya melakukan kunjungan ke Solo. Dalam pertemuan yang dilakukannya itu, Bamsoet mengaku sering meminta wejangan nasihat dan doa agar bisa menjalankan amanah jabatan yang diemban demi kemaslahatan bangsa Indonesia.


Jokowi Berduka, Ferdinand: Berhentilah Memaki, Mencaci, dan Mencemooh

"Almarhumah adalah sosok yang tegar, bersahaja, sabar, dan juga penuh welas asih. Masih segar dalam ingatan, disaat Presiden Joko Widodo diterpa berbagai fitnah negatif tentang keluarga besar dan bahkan ibunya sendiri ikut menjadi korban fitnah, namun almarhumah tak pernah menpersoalkan dan malah memaafkan," ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu malam (25/3/2020).

Politisi Partai Golkar ini menambahkan bahwa almarhumah selalu mengajarkan kejujuran dan welas asih kepada anak-anaknya.

Ibunda Jokowi dikatakannya juga mengajarkan keempat anaknya untuk selalu bersyukur dan saling tolong menolong.

"Almarhumah mengajarkan kepada anak-anaknya untuk tidak mengambil punya orang lain yang bukan haknya. Saat Pak Jokowi terpilih menjadi presiden, almarhumah juga mengingatkan Pak Jokowi untuk menjaga amanah rakyat. Karena, sebagai presiden, Pak Jokowi sudah menjadi milik bangsa Indonesia," tutur Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, bahwa masih segar dalam ingatannya Almahumah memberi nasehat, agar kita jangan sekali-kali mengecewakan orang yang pernah membantu dan menolong saat kita dalam keadaan susah.

Ketua MPR RI Ini juga turut mengingatkan kepada generasi muda Indonesia maupun segenap kalangan lainnya yang masih memiliki orang tua, agar jangan pernah letih memberikan cinta dan perhatian kepada mereka. Karena jika orang tua telah tiada, tak bisa lagi memberikan perhatian secara langsung. Hanya bisa melalui doa.

"Orang tualah yang mengajarkan kepada kita berbagai hal dalam kehidupan. Jasa mereka tak terbendung. Mencintai dan memperhatikan mereka bukan semata tugas dan kewajiban, melainkan menunjukan seberapa besar kadar kemanusiaan yang ada dalam diri kita. Sebagai seorang anak, Presiden Joko Widodo sudah memberikan cinta dan perhatian luar biasa kepada almarhumah semasa hidupnya. Sebuah hal yang patut kita tiru," pungkasnya.

Masih Berduka, Jokowi Tetap Ikuti Sidang KTT G-20 dari Istana Bogor

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia