logo


Antisipasi Corona, Gubernur Jatim Bakal Lacak Perantau dari Luar Wilayah yang Mudik Lebih Awal

"Rupanya tahun ini banyak [pekerja migran] yang mudik awal, ada juga dari Jakarta memberikan beberapa data bahwa sudah mudik awal," kata Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa

26 Maret 2020 10:15 WIB

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa liputan6.com

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendapat informasi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bahwa banyak perantau yang mudik lebih awal ke wilayah Jatim. Oleh karenanya, Ia akan menelusuri keberadaan para pemudik tersebut guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Rupanya tahun ini banyak [pekerja migran] yang mudik awal, ada juga dari Jakarta memberikan beberapa data bahwa sudah mudik awal," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3).

Khofifah berencana segera melakukan pelacakan karena para pekerja tersebut dan ingin memberikan rapid test terutama bagi pemudik dari wilayah DKI Jakarta jika alat masih tersedia.


Andre Rosiade: Lockdown Sebagian Aja Kalau Pemerintah Nggak Siap

"Kalau proporsionalitas itu sudah tercukupi, rapid test itu masih tersedia, maka kami sesungguhnya punya keinginan untuk bisa memberikan rapid test pada pekerja migran asal Jatim, dan mereka yang bekerja di Jakarta," ujar Khofifah.

"Saya rasa ini akan menjadi catatan kami, di titik-titik mana yang akan kembali (mudik) dari Jakarta, maka dia akan menjadi prioritas untuk mendapatkan rapid test," katanya.

Tercatat hingga Rabu (25/3), ada 790 kasus positif virus corona di Indonesia, 58 kasus di antaranya berakhir dengan kematian sementara 31 lainnya sembuh. Di wilayah Provinsi Jatim sendiri, terdapat 51 kasus positif Corona, satu pasien berhasil sembuh dan satu diantaranya meninggal dunia.

Rizieq Shihab: Ayo Jihad Selamatkan Umat Manusia dari Wabah Corona

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia