logo


Butuh 30 Ribu Ventilator, Gubernur New York: Kamu Tidak Bisa Menemukannya, Kamu Tidak Bisa Membelinya

Itu harus dibuat sendiri

25 Maret 2020 17:08 WIB

Gubernur New York Andrew Cuomo
Gubernur New York Andrew Cuomo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - 2 minggu belakangan New York mengalami ledakan kasus infeksi Covid-19 dari sekitar 500 kasus dan saat ini sudah mencapai angka lebih dari 25 ribu kasus.

Di tengah pandemi itu, Gubernur New York Andrew Cuomo mengeluhkan keterbatasan ventilator yang saat ini dimiliki olehnya. Saat ini New York hanya memiliki sebanyak 7 ribu alat ventilator sedangkan yang dibutuhkannya untuk merawat pasien Covid adalah sebesar 30 ribu alat ventilator.

Gubernur Cuomo juga mencibir bantuan 400 ventilator dari Badan Tanggap Darurat Federal Amerika Serikat atau FEMA (Federal Emergency Management Agency).


700 Ribu Orang Berisiko Terinfeksi Covid-19 di Indonesia

“Empat ratus ventilator? Saya butuh 30.000 ventilator. Anda ingin tepukan di punggung karena mengirim 4000 ventilator?” ujarnya dalam pernyataannya di New York, Selasa (24/3) waktu setempat.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan kemampuan yang dimiliki untuk mencari ventilator di seluruh dunia dunia dan hanya bisa menyedikan 7000 padahal yang dia butuhkan 30 ribu.

"Kamu tidak bisa menemukannya, kamu tidak bisa membelinya itu harus dibuat sendiri," kata Cuomo.

Cuomo melanjutkan, dirinya kini berpikir untuk bisa memanfaatkan 7 ribu alat ventilator yang dimilikinya agar dapat menyelamatkan 14 ribu orang yang kritis. Pasalnya meski mencari di belahan bumi manapun, alat bantu pernapasan tersebut telah habis dan butuh waktu dua minggu untuk melakukan produksi.

Beberapa opsi lain untuk memberikan pelayanan medis kepada warga New York adalah membangun kawasan perawatan medis dengan mengubah asrama-asrama kampus dan hotel-hotel menjadi rumah sakit sementara.

Dalam kesempatan itu Cuomo juga mewanti-wanti kota lain di Amerika Serikat. Kata dia, New York adalah episentrum penyebaran sehingga apa yang terjadi pada New York akan terjadi juga pada California dan Illinois dan itu semua hanya masalah waktu saja.

Minta Segera Periksa Ketika Alami Gejala Influenza, Pemerintah: Tidak Perlu Menebak-nebak Sendiri

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan