logo


Orang Meninggal Akibat Corona, PBNU: Mereka Meraih Kedudukan Syahadah

PBNU menyebut orang yang meninggal akibat corona syahid

24 Maret 2020 22:19 WIB

PBNU
PBNU cnnindonesia.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nadjib Hassan menyatakan bahwa seseorang yang meninggal akibat virus corona atau Covid-19 bersatus syahid akhirat. Kesimpulan tersebut mengacu pada kematian yang disebabkan suatu wabah.

Nadjib menyebut penularan corona sebagai tho'un (wabah). Menurutnya, wabah atau tho'un juga bisa memberikan status mati syahid selain perang.

"Mereka yang meninggal karena wabah penyakit (tho'un) juga dapat meraih kedudukan syahadah (mati syahid)," kata Nadjib, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (24/3).


Sepakat Pemerintah Urungkan Rapid Test Corona ke DPR, Said Didu: Utamakan Rakyat

Seperti diketahui, per Selasa (24/3), jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19) bertambah menjadi 686 orang. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 55 orang, dengan jumlah yang sembuh 30 orang.

"Penambahan kasus baru 107 kasus. Sehingga total Jumlah korban jadi 686 kasus positif Corona," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (24/3).

Soroti Kritikus Pemerintah soal Penanganan Covid-19, Ruhut Sitompul: Hanya Barisan Sakit Hati

Halaman: 
Penulis : Iskandar