logo


Sepakat Pemerintah Urungkan Rapid Test Corona ke DPR, Said Didu: Utamakan Rakyat

Said menilai rakyat yang terindikasi kena infeksi corona patut diprioritaskan dalam rapid test

24 Maret 2020 21:22 WIB

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN
Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu mendukung keputusan pemerintah terkait pembatalan tes cepat (rapid test) corona terhadap anggota DPR beserta keluarganya. Ia menilai rakyat yang berpotensi menerima virus tersebut seharusnya diprioritaskan.

“Setuju - utamakan rakyat yang terindikasi kena infeksi,” ujar Said, seperti ditulis dalam Twitternya @msaid_didu, Selasa (24/3).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo tak ingin tes cepat dan massal (rapid test) virus corona (Covid-19) dilakukan terhadap orang-orang yang tidak tepat, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.


Anggota DPR F-PKS Potong Gaji Demi Bantu Tim Medis Corona, Mardani: Semoga Bisa Seluruh DPR

Jokowi memerintahkan rapid test harus diprioritaskan untuk dokter, tenaga medis dan keluarganya, serta orang-orang yang masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Tadi pagi saya telah perintahkan kepada Menkes untuk rapid test, yang diprioritaskan adalah dokter dan tenaga medis serta keluarganya terlebih dahulu," kata Jokowi, Selasa (24/3).

Soal Jangkauan Corona, Jansen: Pada Akhirnya Semua Orang Berpotensi Kena

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex