logo


Wabah Corona, Jokowi Memutuskan Tiadakan UN 2020

UN 2020 ditiadakan untuk tingkat SD, SMP, SMA, serta MI, MTs, dan MA.

24 Maret 2020 13:07 WIB

Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait dalam rapat terbatas yang membahas soal Kartu Prakerja, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/1/2019)
Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait dalam rapat terbatas yang membahas soal Kartu Prakerja, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (12/1/2019) Setkab

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk meniadakan ujian nasional (UN) tahun 2020 guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Presiden Joko Widodo memutuskan meniadakan ujian nasional (UN) untuk tahun 2020 yang sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai tahun 2021," kata Jubir Presiden Fadjroel Rachman dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3).

Fadjroel mengatakan bahwa keputusan ini diambil sebagai penerapan kebijakan social distancing (pembatasan sosial) untuk memotong rantai penyebaran virus.


Jokowi Beri Keringanan Pembayaran Cicilan Kredit Selama 1 Tahun Bagi Driver Ojek Online

"Peniadaan UN menjadi penerapan kebijakan social distancing (pembatasan sosial) untuk memotong rantai penyebaran virus Corona SARS 2 atau Covid-19. Penegasan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas dengan pembahasan Ujian Nasional, Selasa 24 Maret 2020 melalui video conference," kata Fadjroel.

Fadjroel mengatakan UN 2020 ditiadakan untuk tingkat SD, SMP, SMA, serta MI, MTs, dan MA.

"Ujian Nasional ditiadakan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)," kata Fadjroel.

Iuran BPJS Batal Naik, Jokowi: Berpengaruh Terhadap Layanan Kesehatan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata