logo


Menderita Karena COVID-19, Iran Tetap Tolak Mentah-mentah Tawaran Bantuan Kesehatan dari AS

"Saat ini Amerika adalah musuh kita yang paling kejam dan jahat," kata Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei

23 Maret 2020 10:15 WIB

The Independent

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan menerima segala bentuk bantuan yang ditawarkan oleh Amerika Serikat (AS) dalam memerangi wabah virus corona covid-19.

"Tak ada yang percaya Anda. Anda mampu mendatangkan ke negara kami, obat yang akan membuat virus tetap hidup dan mencegah pemberantasannya," tegas Khamenei seperti dilansir kantor berita AFP melalui Detik.com, Senin (23/3).

Iran sendiri saat ini merupakan salah satu negara yang sangat merasakan dampak buruk dari penyebaran wabah penyakit COVID-19 selain beberapa negara lain seperti Italia, Spanyol dan China. Hingga Minggu (22/3), Kementerian Kesehatan Iran melaporkan setidaknya ada 21.638 kasus positif virus corona yang 1.685 diantaranya meninggal di Iran.


Bill Gates Prediksi Wabah Corona Bisa Dihilangkan dalam 3 Bulan, Asalkan...

Sebelumnya, pihak Washington menyatakan siap mengulurkan bantuan kepada Iran terkait penanganan wabah tersebut. Namun, Khamenei menolak mentah-mentah tawaran tersebut. Ia menyebut AS sebagai musuh paling kejam dan menduga bantuan dari AS tersebut sarat akan muatan tertentu.

"Saat ini Amerika adalah musuh kita yang paling kejam dan jahat," kata Khamenei.

"Para pemimpin Amerika adalah pembohong, manipulator, kurang ajar dan serakah ... Mereka adalah para penipu," cetusnya seraya menyebut AS "benar-benar kejam" dan "teroris".

"Jika Anda punya sesuatu, gunakan saja untuk diri Anda sendiri," ujar Khamenei merespon tawaran AS.

Doni Monardo Peringatkan Daerah yang Masih Aman dari Corona untuk Siap-siap

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia