logo


Usai Kena Corona, Bima Arya Malah Dituntut Karena Hal Ini

Tim Advokasi PWI menuntut Bima untuk menanggung biaya penanganan medis wartawan berstatus ODP Covid-19 yang usai melakukan wawancara di kediamannya

22 Maret 2020 07:00 WIB

Politikus PAN Bima Arya.
Politikus PAN Bima Arya. Instagram @bimaaryasugiarto

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim Advokasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kota Bogor mendesak Wali Kota Bogor Bima Arya untuk bertanggung jawab atas kondisi para jurnalis yang kini berstatus ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19.

Pihaknya menuntut Bima untuk menanggung biaya penanganan medis wartawan berstatus ODP. Desakan tersebut dikeluarkan usai sejumlah wartawan melakukan konferensi pers dengan Bima Arya pada Senin (16/3). Kegiatan itu dilakukan sepulang Bima dari kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan selama satu pekan.

"Kami tim Advokasi PWI Kota Bogor mendesak Pemerintah Kota Bogor dalam hal ini Walikota Bogor untuk bertanggung jawab terhadap penanganan medis sepenuhnya soal kondisi kesehatan para jurnalis yang telah melakukan jumpa pers dengan Wali Kota," jelas Tim Advokasi Kota Bogor, Bagus Harianto, seperti dikutip dari CNN Indonesia pada Minggu (22/3).


Walkot Bekasi Batasi Warga ke Jakarta, Ikatan Dokter: Tidak Tepat dan di Luar Kewenangan

Bagus menilai status ODP yang ditetapkan kepada wartawan yang mewawancarai Bima sangat berdampak secara psikologis terhadap sejumlah wartawan untuk mengisolasi diri di rumah.

Terlepas dari hal itu, Bagus menyebut kegiatan jumpa pers di kediaman Bima Arya tersebut tidak sesuai dengan protokoler yang berlaku.

"Tidak mengindahkan faktor keamanan pada saat jumpa pers pada hari Senin tanggal 16 Maret 2020 Bima Arya tidak menggunakan masker," imbuhnya.

Minta 'Social Distancing' Dipatuhi, BNPB: Kita Bisa Kurangi Masyarakat Terpapar Corona

Halaman: 
Penulis : Iskandar