logo


Minta 'Social Distancing' Dipatuhi, BNPB: Kita Bisa Kurangi Masyarakat Terpapar Corona

Doni menegaskan pemerintah tidak mengambil langkah lockdown dalam menangani wabah virus corona

22 Maret 2020 05:33 WIB

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (tengah)
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (tengah) notifindonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta masyarakat dapat mematuhi kebijakan pemerintah terkait social distancing demi menekan penyebaran Covid-19.

Social distancing adalah istilah agar warga menjaga jarak satu sama lain setidaknya 1,5 meter. Selain itu, warga pun diminta tidak berkumpul dalam jumlah besar.

"Kalau ini bisa dipatuhi, Insyaallah kita bisa mengurangi masyarakat yang terpapar," kata Doni dalam rekaman video, Sabtu (21/3) malam.


Jokowi Pilih Tes Massal Atasi Corona, Begini Tanggapan Maudy Ayunda

Imbauan itu menyusul kebijakan pemerintah yang tidak akan melakukan lockdown di wilayah Indonesia untuk menghindari penyebaran virus corona SARS-COV-2 penyebab penyakit Covid-19.

Sejumlah negara dan kota di dunia telah menerapkan kebijakan lockdown guna mengurangi dampak penyebaran penularan Covid-19. Lockdown adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan situasi penguncian suatu wilayah dari akses masuk dan keluar orang dari dan ke wilayah tersebut.

"Sekali lagi saya tegaskan pemerintah dalam hal ini adalah Presiden Jokowi yang telah memberikan instruksi kepada kepala gugus tugas, tidak akan ada lockdown," tegasnya.

Walkot Bekasi Batasi Warga ke Jakarta, Ikatan Dokter: Tidak Tepat dan di Luar Kewenangan

Halaman: 
Penulis : Iskandar