logo


PKS Minta Jokowi Tunda Pilkada Serentak 2020

"Saya mengusulkan Pilkada Serentak 2020 ditunda hingga wabah ini reda," kata Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera

21 Maret 2020 17:00 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengusulkan supaya pemerintah menunda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Hal itu lantaran Indonesia saat ini sedang menghadapi ancaman virus corona (Covid-19).

"Tahun ini adalah tahun yang berat buat Indonesia dan dunia, karena kita sedang berjuang menghadapi bencana non alam, pandemi Covid-19. Saya mengusulkan Pilkada Serentak 2020 ditunda hingga wabah ini reda," kata Mardani dalam keterangannya, Jumat (20/3).

Dia menegaskan bahwa penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 tentunya memerlukan adanya pertemuan dengan orang banyak sehingga hal tersebut sangat beresiko.


Wisma Atlet Jadi RS Corona, PKS Nilai Lebih Realistis Dibanding Bangun RS Baru

"Pelaksanaan Pilkada pasti memerlukan sosialisasi dan kampanye politik, akan banyak memerlukan pertemuan dengan banyak orang, pastinya. Kita harus mencegah hal ini terjadi apalagi nanti di bilik TPS juga akan berkumpul orang untuk melakukan pencoblosan langsung," kata Mardani.

Untuk itu, Ia menyarankan pemerintah untuk memprioritaskan dan fokus pada penanganan wabah covid-19, hingga situasi dan kondisi membaik.

"Usul saya, kita fokus dulu berjuang menanggulangi wabah ini, kurangi dampak penyebarannya," ujarnya.

Kendati demikian, Mardani juga menyarankan pemerintah untuk mencontoh proses pemungutan suara yang dilakukan oleh otoritas Prancis beberapa waktu lalu, jika Pilkada serentak 2020 tetap dilaksanakan.

"Mungkin bisa belajar dari Prancis, harus betul-betul dipersiapkan detil terkait keamanan dan aturan kepada pemilih karena akan menyebabkan berkumpulnya pada saat kampanye maupun pada saat pemilihan suara di bilik-bilik," katanya.

Muncul Wabah Covid-19, Mardani Singgung Pelaksaan Pilkada 2020

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia