logo


Sebut Keselamatan Rakyat yang Terpenting, Yusril: Pertimbangan Ekonomi Seharusnya Nomor Dua

Yusril menilai pemerintah semestinya mengutamakan keselamatan rakyat terkait mewabahnya virus corona

21 Maret 2020 08:46 WIB

Yusril Ihza Mahendra.
Yusril Ihza Mahendra. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra turut angkat suara terkait virus corona atau Covid-19 yang kini mewabah di Indonesia. Ia menilai hal terpenting yang harus dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini adalah keselamatan masyarakat.

Pernyataan itu menyusul penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin mengganas di berbagai daerah, terutama di DKI Jakarta. Ia tak mempersoalkan langkah yang akan diambil pemerintah selama keputusan tersebut yang terbaik untuk para penduduk.

"Menghadapi ganasnya wabah Covid-19 sekarang ini, pemerintah tidak punya pilihan lain kecuali menyelamatkan nyawa rakyat. Apapun pilihan yang dilakukan pemerintah, apakah melakukan pembatasan keramaian umum bahkan melakukan lockdown. Tujuan utamanya harus satu, menyelamatkan nyawa rakyat," kata Yusril, seperti dikutip dari Tagar pada Sabtu (21/3).


Was-was Corona, ISIS Minta Anggota Tak Pergi ke Eropa

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu menegaskan, upaya penyelamatan nyawa orang banyak lebih lebih penting daripada ekonomi. Karena, lanjut dia, ekonomi yang anjlok masih dapat dibangun kembali.

"Pertimbangan ekonomi harusnya menjadi nomor dua. Ekonomi memang hancur, tetapi itu bukan hanya terjadi pada kita. Semua negara mengalami hal yang sama. Ekonomi bisa kita bangun kembali. Tetapi nyawa rakyat yang melayang takkan bisa dihidupkan lagi," jelasnya.

Menurut Yusril, menyelamatkan nyawa rakyat tercantum dalam amanat pembukaan UUD 1945. "Negara melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Hak untuk hidup adalah hak setiap orang. Negara wajib melindunginya," tuntas Yusril.

Terkait 'Social Distancing' di Masa Corona, UAS Sebut Sesuai Sunah Rasul

Halaman: 
Penulis : Iskandar