logo


Anies Tunda Salat Jumat Dua Pekan, Begini Tanggapan PA 212

PA 212, FPI dan GNPF-Ulama mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Anies dan MUI tersebut

21 Maret 2020 06:46 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif mengatakan pihaknya memberi dukungan penuh terhadap kebijakan yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penundaan salat berjamaah di

Kebijakan tersebut disepakati Anies, MUI DKI Jakarta serta jajaran terkait untuk memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) yang sedang mewabah di Jakarta.

"Kami sangat berharap warga Jakarta untuk mengikuti dan mendukung keputusan Gubernur DKI dan MUI dalam menyikapi persoalan pencegahan penyebaran virus corona (Covid 19) termasuk masalah peribadatan dan pengaturan tempat ibadah," kata Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, seperti dikutip dari Okezone pada Sabtu (21/3).


Jokowi dan Anies Tangani Corona, Pengamat: Ada Semacam Kompetisi Antar Keduanya

Menurut Slamet, baik PA 212, FPI, maupun GNPF-Ulama meyakini keputusan itu diambil melalui pertimbangan yang matang. Pertimbangan itu berupa segi medis, teknis maupun syariat.

"Kami yakin keputusan yang diambil sudah mempertimbangkan dari segi medis, tehnis dan syariat, dan tetap tawakkal kepada Allah SWT," jelasnya.

Sebelumnya, Anies mengimbau agar pelaksanaan Salat Jumat ditunda selama dua pekan. Tak hanya Salat Jumat, Anies juga meminta kegiatan keagamaan lainnya seperti Misa dan Kebaktiaan juga ditunda selama dua pekan.

Hal serupa juga disampaikan oleh MUI DKI Jakarta. Ketua MUI DKI Jakarta, KH Munahar Muchtar meminta agar pelaksanaan salat berjamaah tidak dilakukan di masjid untuk sementara waktu sesuai fatwa MUI.

Soroti Sikap Pemerintah Terkait Corona, LIPI: Semua Kebijakan Itu Serba Campur Aduk

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex