logo


Bukber dan Tarawih Dibatasi Karena Corona, MUI: Ini Bagian dari Ikhtiar

MUI ingin menekan potensi penyebaran virus corona dengan membatasi kegiatan di bulan Ramadan

19 Maret 2020 14:02 WIB

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2014-2017, Dr. H.M. Asrorun Ni’am Sholeh
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2014-2017, Dr. H.M. Asrorun Ni’am Sholeh ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam menjelaskan kepada masyarakat soal pembatasan ibadah buka puasa bersama dan salat tarawih berjamaah saat Ramadan mendatang. Pihaknya mengambil keputusan tersebut demi menekan potensi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Asrorun menegaskan MUI sama sekali tak bermaksud untuk meniadakan dua kegiatan itu. Menurutnya, tindakan ini merupakan salah satu ikhtiar melawan pandemi global tersebut.

“Ini bagian dari ikhtiar yang perlu ditempuh umat beragama,” kata Asrorun dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (19/3).


Corona Dicicip Ningsih Tinampi, Denny: Enggak Ditakuti Malah Jadi Camilan

Namun, Asrorun memberi catatan bahwa imbauan itu hanya berlaku di zona merah atau daerah dengan potensi penularan corona yang tinggi. Sementara untuk zona hijau, umat Islam dipersilakan untuk menyelenggarakan dua acara itu dengan tetap menjaga kewaspadaan.

“Kita cuci tangan untuk minimalisir potensi penyebaran, kita bersihkan tempat ibadah, kemudian membawa sajadah secara sendiri dan meminimalisir kontak fisik,” tuturnya.

Obat Avigan dari Jepang, Dinilai Efektif Basmi Virus Corona

Halaman: 
Penulis : Iskandar