logo


DPR Minta Kapolri Evaluasi Polda Sultra Terkait Misinformasi Kedatangan 49 TKA Asal China

Herman mendesak Kapolri untuk turun tangan mengevaluasi jajarannya

18 Maret 2020 18:32 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, meminta Kapolri Jenderal Idham Azis mengevaluasi segenap jajaran Polda Sulawesi Tenggara terkait kekeliruan informasi yang disampaikan ke publik mengenai kedatangan 49 TKA asal China di Bandar Udara Haluoleo, Sulawesi Tenggara.

“Saya sebagai Ketua Komisi III DPR RI memantau betul terkait kegaduhan yang terjadi di tengah masyarakat pasca insiden kedatangan 49 TKA asal China di Kendari pada hari Minggu (15/3) lalu,” kata Herman di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

“Misinformasi seperti ini jelas tidak dibutuhkan di tengah-tengah keseriusan pemerintah menghadapi perang melawan penyebaran virus Corona dan bisa mengakibatkan kepanikan baru di masyarakat,” imbuhnya.


49 TKA China Masuk ke Kendari, Komisi III DPR Akan Panggil Kapolri

Sebagaimana diketahui, sebelumnya video kedatangan 49 TKA asal China di Bandara Haluoleo, Kendari, Sultra, sempat beredar luas di masyarakat. Adapun narasi dalam video tersebut mengaitkan kedatangan para TKA itu dengan penyebaran virus Corona yang memang berawal dari Wuhan, China.

Kapolda Sultra, Brigjen Merdisyam, kemudian membantah narasi dalam video tersebut. Merdisyam menyebut bahwa orang-orang yang ada di dalam video tersebut merupakan TKA yang sebelumnya bekerja di perusahaan pemurnian nikel di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dan baru kembali dari Jakarta selepas memperpanjang visa masing-masing.

Ekspor Masker Naik, Komisi XI: Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata