logo


Berpotensi Menularkan Corona, JK: Pemerintah Boleh Melarang Mudik Idul Fitri

Dalam keadaan darurat pemerintah boleh melakukan apa saja

18 Maret 2020 07:30 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Wapresri.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah harus tegas dalam upaya pencegahan virus corona. Termasuk mencegah mudik lebaran yang memiliki potensi besar dalam penyebaran virus corona.

"Kalau keadaan darurat, pemerintah boleh melakukan apa saja secara tegas," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

"Pemerintah boleh mengatakan 'Sementara ini tidak boleh mudik agar jangan tersebar itu (virus corona) di daerah.' Itu bisa," tambahnya.


Peringatkan Pemda Soal Anggaran Corona, KPK: Jangan Dikorupsi!

Menurutnya mudik Idul Fitri bukanlah suatu kewajiban, namun suatu kebiasaan masyarakat Indonesia. Oleh karenanya pemerintah boleh melarang mudik Idul Fitri.

"Dalam bulan puasa itu kan yang wajib puasanya, terawihnya. Mudik itu kebiasaan (masyarakat Indonesia) saja," kata Mantan Wakil Presiden tersebut.

Menurut catatan Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran pada tahun 2019 ada sejumlah 11.531.775 orang yang melakukan mudik. Jumlah yang sangat besar tersebut akan sangat berbahaya apabila terjadi penularan virus corona.

Wali Kota Bekasi: Kalau DKI Terjadi Lonjakan Corona, Kami Akan Lock

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati