logo


Dampak Covid-19: Indonesia International Motor Show 9 – 19 April 2020 Ditunda

Dyandra Promosindo akhirnya memutuskan untuk menunda (postponed) pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2020

17 Maret 2020 13:39 WIB

Suasana IIMS 2018
Suasana IIMS 2018 Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Setelah mencermati penyebaran Covid-19 yang ditetapkan WHO sebagai "pandemik" yang makin meluas dan mengkhawatirkan masyarakat Indonesia, Dyandra Promosindo akhirnya memutuskan untuk menunda (postponed) pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang semula dijadwalkan pada 9-19 April 2020 di JI Expo Kemayoran, hingga situasi dianggap kondusif.

Pidato Presiden RI Joko Widodo (15/3) yang mengimbau masyarakat agar bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah, mempertegas arah kebijakan pemerintah untuk menghambat laju pandemik Covid-19.

Tindaklanjut atas perkembangan terbaru ini, Dyandra Promosindo telah dan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dan pemegang otoritas dalam penyelenggaraan kegiatan pameran di tengah ancaman pandemic Covid-19 yang semakin memburuk di Indonesia dan global saat ini. Dyandra Promosindo juga menerima saran dari partner, sponsor dan calon peserta IIMS 2020.


Estafet Dukungan Pemkot Solo untuk FOSR

Semua pihak memiliki kepedulian yang sama, yaitu factor kesehatan dan keselamatan peserta pameran, pengunjung, teman-teman media, stakeholders lain dan masyarakat luas yang akan berkegiatan selama pameran IIMS yang jumlahnya ratusan ribu orang adalah faktor yang tidak bisa ditawar-tawar. Kepentingan kemanusiaan jauh lebih besar, dan IIMS berkeinginan kuat ikut berperan dan bekerjasama sebagai bangsa, demi pencegahan semakin meluasnya penyebaran pandemic Covid-19 bagi kesehatan dan keselamatan warga bangsa di masa kini dan akan datang.

Bersamaan dengan itu, rangkaian IIMS regional di kota Makassar yang dijadwalkan pada 15 – 19 April 2020 di Celebes Convention Center (CCC) juga ditunda penyelenggaraannya dengan pertimbangan serupa.

"Semula kami optimis bahwa dampak pandemic Covid-19 akan berlahan-lahan menyurut. Bangsa kita perlu aktivitas bisnis, produk otomotif butuh berjualan, artisan dan komunitas otomotif perlu wadah berkumpul dan unjuk talenta. Namun perkembangan hari demi hari justru kearah sebaliknya. Pasien terjangkit pandemic Covid-19 semakin bertambah, sekolah kini diliburkan, sejumlah tempat umum dan hiburan ditutup sementara, karyawan juga sudah banyak yang bekerja secara remote. Sehingga, bersama dengan pemerintah dan stakeholders lainnya, kami yakin penundaan adalah langkah terbaik dan bijak di saat sulit ini," ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

Semua pihak, termasuk Dyandra Promosindo berharap agar situasi bisa berangsur-angsur pulih dan kegiatan bisnis dan pameran bisa segera normal kembali. "Mari kita terus berusaha, menyebarkan optimisme dan terus berdoa agar dampak pandemic Covid-19 kepada industry otomotif tidak semakin buruk. Jutaan orang bergantung nasibnya dari industry otomotif, dan segala industry dan bisnis turunannya. Kita harus bangkit," cetus ko Hen, panggilan akrab Hendra Noor Saleh.

“Penundaan ini menjadi langkah terbaik sekaligus terberat yang harus kami lakukan untuk IIMS di Jakarta maupun Makasar. Atas nama PT Dyandra Promosindo, saya menyampaikan permohonan maaf dan apresiasi tinggi
kepada Agen Pemegang Merek (APM) roda dua dan roda empat, exhibitors, pihak sponsor, partner, teman-teman media dan stakeholders lainnya yang selalu mendukung penyelenggaraan IIMS,” tutup Hendra.

 

Estimasi Biaya Perbaikan Kendaraan Akibat Banjir

Halaman: 
Penulis : Meiliyah