logo


Stafsus Milenial Jokowi Dinilai Tidak Berguna, Mujahid 212: Bubarkan Saja, Kaya Lihat Patung Bernyawa Saja

Mujahid 212 menilai tidak ada sumbangsih yang berikan oleh staf khusus Jokowi

17 Maret 2020 07:00 WIB

7 Staf Khusus Presiden Jokowi
7 Staf Khusus Presiden Jokowi Sriwijaya Post

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Mujahid 212 Damai Hari Lubis menyindir Staf Khusus Presiden Jokowi dari kalangan milenial. Menurutnya mereka adalah patung yang bernyawa lantaran tidak ada sumbangsih yang diberikan ke Indonesia. Terutama dalam penanganan wabah virus corona.

"Saran saya bubarkan saja, kayak melihat patung bernyawa saja. Hanya habiskan anggaran negara, rugikan uang rakyat. Uang negara adalah uang milik seluruh rakyat Indonesia," kata Damai di Jakarta, Senin (16/3/2020).

Ia menilai sikap pasif yang dimiliki staf khusus milenial tersebut akan menghilangkan rasa optimisme msyarakat, terutama anak muda Indonesia.


Terkait COVID-19, Hanya Jokowi yang Bisa Lockdown Wilayah

"Anak-anak muda yang kreatif lainnya dan punya talenta atau bakat yang bagus bisa hilang promosi atau peluang melihat data emperis mereka," tambahnya.

"Padahal mereka-mereka (Stafsus) ini adalah individu-individu salah pikir. Mingkin terpilihnya mereka ada faktor nepotisme. Bukan oleh karena punya bakat atau talenta yang unggul," pungkasnya.

Sekolah Ditutup untuk Cegah Covid-19, Begini Respon Jokowi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati