logo


Meski Dikritik Soal Pembatasan Transportasi Umum, Anies Tetap Tenang: Ini Konsekuensi

Anies telah memprediksikan soal antrean transportasi umum yang akan lebih banyak

17 Maret 2020 04:30 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Suratkabar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah memprediksikan dampak pembatasan transportasi umum di Jakarta. Menurutnya antrean yang panjang adalah salah satu konsekuensi yang harus diterima demi pencegahan penularan virus corona.

"Ini semua punya konsekuensi bahwa antrean akan lebih banyak di luar halte dan stasiun," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Berdasarkan hasil diskusi dengan beberapa ahli, Anies mengatakan bahwa kerumuman di ruang terbuka memiliki risiko lebih kecil dalam penularan virus corona dibandingkan kerumunan di tempat tertutup.


Yakin Siap Lockdown Jakarta? Begini Dampak Buruknya

"Sekali lagi, tujuannya adalah mengurangi risiko penularan," tegasnya.

Diketahui, pada Senin pagi (16/3) antrean penumpang di beberapa halte transjakarta terlihat mengular sampai luar halte. Banyak penumpang yang mengkritik kebijakan Anies soal pembatasan transportasi umum. Para penumpang menilai kebijakan Anies membuat masalah baru. Pasalnya para penumpang harus mengantre lama sehingga sampai di tempat tujuan menjadi telat dan menurut mereka kerumunan karena antrean panjang lebih berisiko tertular penyakit.

Terjadi Penumpukan Penumpang Transjakarta, DPRD Desak Anies Koordinasi dengan BNPB

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati