logo


Pengamat: Kasus Jiwasraya Adalah Masalah Missmanagement

Kasus ini menjadi nestapa bagi para konsumen yang berinvestasi di Jiwasraya

13 Maret 2020 14:21 WIB

ist
ist JPNN

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Pasar Modal, Budi Frensidy menilai kasus gagal bayar yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya merupakan bentuk dari manajemen yang buruk (missmanagement).

“Kasus Jiwasraya adalah masalah missmanagement,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Fredi mengatakan bahwa kasus ini tentu menjadi nestapa bagi para konsumen yang berinvestasi di Perusahaan asuransi pelat merah tersebut.


Tutup Kebocoran Pendapatan Perusahaan, ASDP Terapkan Pembayaran Nontunai di Pelabuhan

“Para pemegang polis dan pembeli produk lainnya (yang jadi korban sebenarnya),” tuturnya.

Dia juga menilai kasus ini menjadi salah satu imbas dari kesalahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tak menjalankan tugasnya dengan baik. Sebab banyak investasi dari Jiwasraya yang masuk dan diperdagangkan ke saham dan reksadana yang notabene adalah ranah pengawasan OJK.

“Yes, pengawasan (OJK) juga tidak berjalan,” ujarnya.

Dalam hal ini, Fredy menganjurkan agar pemerintah perlu belajar dari kasus ini agar tidak terulang pada BUMN lainnya di masa mendatang.

Tunjuk John Longmore Sebagai Dirut, PT Chubb Berharap Asuransi Umum Chubb di Indonesia Berkembang

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
 
×
×