logo


Buka Indocraft 2020, Teten Masduki Sebut Virus Corona Tak Terlalu Berdampak Terhadap UMKM

“Misalnya kita banyak impor dari China, dari luar negeri seperti buah, sayur, jamur dan ini bisa kita gantikan pasar dalam negeri dengan produk-produk tropis yang saya kira banyak,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

11 Maret 2020 19:30 WIB

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dok jitunews/khairul anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meresmikan pembukaan Pameran Indocraft ke-17 tahun 2020. Pameran yang berlangsung dari tanggal 11-15 Maret 2020 ini menghadirkan ragam produk-produk batik dan craft yang merupakan kategori produk andalan ekonomi kreatif Indonesia.

Teten mengatakan Indocraft 2020 menjadi ajang promosi efektif bagi para pelaku UKM mandiri dan binaan guna menampilkan dan memasarkan langsung ragam produk andalan terbaru mereka.

“Saya menyambut gembira dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah interaksi antar pelaku usaha kerajinan Indonesia,” ujar Teten saat menyampaikan sambutannya di pembukaan Indocraft 2020 di JCC Jakarta, Rabu (11/3/2020).


Erick Thohir Pastikan Otoritas Bandara Siap Cegah Masuknya Virus Corona

Dalam hal ini, Teten juga menyingung mewabahnya covid-19 di Tanah Air. Pemerintah disebutnya telah mengambil langkah antisipasi untuk tetap mempertahankan daya beli masyarakat. Upaya itu adalah dengan menyiapkan paket stimulus market.

Menurutnya kebijakan stimulus market tersebut masih dibahas oleh Kementerian Keuangan. Sehingga belum bisa dirinci lebih jauh stimulus market tersebut.

“Kami lagi menyiapkan satu stimulus untuk menggerakan UMKM, tapi lagi dibahas sama Menteri Keuangan,” ungkapnya.

Teten mengakui isu Covid-19 tidak memberi dampak signifikan terhadap UMKM. Meski begitu agar usahanya tetap berkelanjutan, momentum ini harus dijakan sebagai peluang bagi UMKM untuk mengsubtitusi produk-produk impor.

“Misalnya kita banyak impor dari China, dari luar negeri seperti buah, sayur, jamur dan ini bisa kita gantikan pasar dalam negeri dengan produk-produk tropis yang saya kira banyak,” kata Teten.

Di sisi lain, Teten mengatakan dampak covid-19 ini jangan sampai membuat daya beli masyarakat menurun khususnya terhadap produk-produk UMKM. Oleh karena itu, pemerintah akan mengupayakan agar daya beli masyarakat tetap dipertahankan.

“Kalau produknya tidak ada yang beli, meski digelontorkan pembiayaan (UKM) juga akan mati. Justru yang kita gairahkan misalnya yang tadinya ekspor disubtitusi oleh belanja di dalam negeri,” paparnya.

Untuk memastikan masyarakat membeli produk UKM, lanjut dia salah satunya melalui penyelenggaraan pameran, seperti Indocraft 2020 ini. Tapi yang tidak kalah terpenting baginya memastikan suplai produk UKM ke market tetap terjaga.

“Kita tahu bahwa kita punya produk yang unggul, kita punya pengrajin yang luar biasa dan di tengah situasi wabah virus corona masih tetap terselenggara, ini luar biasa dan pemerintah berharap kegiatan-seperti seperti ini terus diadakan,” kata Teten.

“Jadi sekarang itu belanja, makan, ayok keluarga terus kita gerakkan ekonomi ini jangan sampai terhenti. Apalagi ini banyak UMKM dan saya yakin seperti tahun 1998 ada krisis, nah UMKM bisa menjadi penopang ekonomi nasional dan ini saya kira kita terus gerakan,” pungkasnya

Pantau Kesiapan RSPJ Tangani Corona, Erick Thohir: 65 Rumah Sakit BUMN Sudah Siap

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia
 
×
×