logo


Minimalisir Penyebaran COVID-19, Anies Baswedan Minta Masyarakat Batasi Interaksi di Ruang Publik

"Nah kami di Jakarta mengambil rute pengetatan dari awal. Mengimbau untuk meminimalkan interaksi di ruang publik termasuk di sarana transportasi publik," kata Anies Baswedan

11 Maret 2020 18:00 WIB

Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat
Anies Baswedan ungkap, ibukota pindah maka sektor pariwisata dan industri perhotelan meningkat beritagar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengimbau masyarakat untuk mengurangi ruang interaksi terkait dengan penyebaran virus Corona.

"Langkah-langkah yang harus kami kerjakan adalah langkah-langkah mengurangi ruang interaksi antara mereka yang terpapar dengan masyarakat umum," kata Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/3).

Ia menyebut jika imbauan tersebut merupakan langkah dini untuk meminimalisir penyebaran virus Corona di Indonesia agar tidak mengulang kesalahan beberapa negara lain yang tidak ketat dalam membatasi ruang interkasi seperti Italia dan Iran.


Anies Baswedan Tunda Formula E, Sandiaga: Sudah Tepat

"Begitu kasusnya meningkat drastis, baru dilakukan pengetatan bahkan Italia sampai 'lockdown' seluruh negara. Tapi ada negara yang melakukan pengetatan dari awal seperti Singapura, Vietnam, dan Selandia Baru. Mereka melakukan pengetatan dari awal, artinya pengedalian itu dilakukan," imbuhnya.

Oleh karena itu, Anies meminta Pemprov DKI untuk membatasi interaksi di ruang publik dan melengkapi sarana penunjang di transportasi umum seperti disinfektan dan cairan pembersih tangan.

"Nah kami di Jakarta mengambil rute pengetatan dari awal. Mengimbau untuk meminimalkan interaksi di ruang publik termasuk di sarana transportasi publik. Di transportasi publik juga disediakan disinfektan, pembersih tangan, thermal gun, semua disiapkan," tegasnya.

Pasien Covid-19 Kian Bertambah, Puan Maharani Desak Pemerintah Bentuk Satgas Virus Corona

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia