logo


Adjeng Ratna Suminar Minta Kasus Jiwasraya Dibongkar Tuntas

Kejaksaan Agung terus melakukan penyidikan terhadap kasus yang menyeret 6 tersangka itu.

11 Maret 2020 16:16 WIB

tempo.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasus Jiwasraya kembali menyita perhatian publik. Itu menyusul rilis dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut kerugian negara dari korupsi perusahaan pelat merah mencapai Rp 16,81 triliun.

Saat ini, Kejaksaan Agung terus melakukan penyidikan terhadap kasus yang menyeret 6 tersangka itu. Kejaksaan Agung di bawah pimpinan Jaksa Agung, ST Burhanuddin juga telah menyita banyak aset dari para tersangka senilai Rp 13,7 triliun.

Adjeng Ratna Suminar mendukung langkah penegak hukum yang membuka selebar-lebarnya kasus ini. Ia mengapresiasi tindakan profesional Kejaksaan Agung yang cepat bergerak mengungkap kasus yang tak main-main ini.


Erick Thohir Diminta Bikin Perusahaan Asuransi Baru, Dananya dari Mana?

"Kasus Jiwasraya ini merugikan negara hingga triliunan rupiah. Sejauh ini saya mengapresiasi penanganan kasus ini dari Kejaksaan Agung yang sangat profesional," kata Adjeng Ratna Suminar kepada wartawan, Rabu (10/3).

Kasus Jiuwasraya ini masalah pelik. Bukan hanya soal pidana saja, tapi ini soal efek ekonomi yang ditimbulkan. Oleh sebabnya, Adjeng yang juga Ketua Ikatan Alumni Lemhanas PPRA ke-41 ini mendukung langkah Kementerian BUMN untuk menyelamatkan Jiwasraya.

Saat ini Kementerian BUMN menyiapkan sejumlah langkah demi penyelamatan Jiwasraya. Renacananya Maret ini pemerintah bakal memutuskan bagaimana menyelamatkan Jiwasraya, apakah dengan Bail in, Bail out, atau likuidasi.

Yang santer belakangan ini adanya rencana penggabungan perusahaan asuransi BUMN (merger) di bawah Holding BUMN PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau Bahana. Namun rencana ini ditentang oleh sejumlah ekonom.

Demi Bayar Nasabah, Aset Jiwasraya Ini Bakal Dilego

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan