logo


Virus Corona Menyebar, Ma'ruf Amin: Ini yang Repot Kiai, Kalau Salaman kan Cium Tangan

"Ini yang repot kiai, kalau salaman kan cium tangan," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin

9 Maret 2020 15:45 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma\'ruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menilai para kiai menjadi salah satu pihak yang direpotkan dengan penyebaran virus corona (covid-19) di Indonesia. Hal itu lantaran kebiasaan cium tangan sewaktu melakukan salaman.

"Ini yang repot kiai, kalau salaman kan cium tangan," kata Ma'ruf saat berpidato di depan peserta Rakernas Ikatan Dai Indonesia, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (9/3).

Diketahui, Mencium tangan sewaktu bersalaman dalam tradisi Nahdhatul Ulama (NU) merupakan sebuah simbol untuk penghormatan ke para kiai.


Warga Takut Virus Corona, Bamsoet: Jangan Sampai Menyebabkan Lumpuhnya Perekonomian Nasional

Ia juga meminta masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan usai memengang benda, khususnya benda umum, hingga membawa dan menggunakan sajadah sendiri saat beribadah di masjid.

"Jadi suruh bawa sajadah sendiri. Supaya dia enggak kena bekas orang lain, kita ikhtiar aja. Kemaren dengar di uang. Makanya abis megang apa-apa harus disemprot, dicuci tangan, makan harus cuci tangan," kata dia.

Lebih lanjut, Ma'ruf Amin menyatakan pemerintah sejauh ini sudah menyiapkan berbagai langkah penanganan dan antisipasi penyebaran virus corona di Indonesia. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi wabah virus Corona (covid-19).

"Ini bagian dari apa yang disampaikan oleh rasulullah, 'orang yang sakit jangan didekatkan, didatangkan ke orang yang sehat. Orang yang sehat jangan didekatkan orang yang sakit'. Ini makanya ada isolasi. Makanya masyarakat harus diberi tahu, harus hindari ada kontak-kontak," ujarnya.

Italia Utara Diisolir karena Virus Corona, Valentino Rossi Terkurung di Rumah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia