logo


Palestina Umumkan Status Darurat, Ada Apa?

"Kami telah memutuskan untuk menyatakan keadaan darurat di semua wilayah Palestina untuk menghadapi bahaya virus corona dan mencegahnya menyebar," kata Perdana menteri Palestina Mohammed Shtayyeh

6 Maret 2020 14:45 WIB

Presiden Palestina Mahmoud Abbas
Presiden Palestina Mahmoud Abbas reuters

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Otoritas Palestina baru saja mengumumkan status keadaan darurat hingga 30 hari kedepan. Hal itu disampaikan langsung melalui dekrit Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Perdana menteri Palestina Mohammed Shtayyeh mengungkapkan status darurat tersebut dikeluarkan lantaran penyebaran virus corona sudah masuk ke kota suci Betlehem.

"Kami telah memutuskan untuk menyatakan keadaan darurat di semua wilayah Palestina untuk menghadapi bahaya virus corona dan mencegahnya menyebar," kata Shtayyeh, seperti dikutip dari Reuters melalui CNBCIndonesia, Jumat (6/3).


Memang Ampuh Bunuh Virus, Hand Sanitizer Ternyata Bahaya Jika Terlalu Sering Digunakan

Selain itu, Ia juga menyatakan bahwa Presiden Abbas telah memberinya wewenang penuh untuk mengawasi dampak dikeluarkannya kebijakan ini. Ia pun juga telah menutup semua sekolah, mulai dari perguruan tinggi hingga taman kanak-kanak, serta membatalkan visa kunjungan wisatawan asing ke wilayah itu.

Sejauh ini, Palestina telah mengumumkan sedikitnya tujuh kasus positif terinfeksi virus corona di Betlehem. Dari penelusuran, Kasus-kasus itu pertama kali terdeteksi di sebuah hotel yang sempat dikunjungi sekelompok wisatawan asal Yunani yang terinfeksi virus corona, pada akhir bulan Februari kemarin.

Minta Jokowi Tak Hanya Usut Penimbun Masker, Din Syamsuddin: Beli Semuanya dan Bagikan kepada Rakyat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×