logo


Politikus Demokrat ke Jokowi: Ahok Kayaknya Lebih Dibutuhkan Dulu di Pertamina

Menurut Ferdinand, ketegasan Ahok dibutuhkan di Pertamina

5 Maret 2020 22:15 WIB

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok
Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Detikcom

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masuk dalam kandidat Kepala Badan Otoritas di ibu kota yang baru.

Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyebut Pertamina masih membutuhkan Ahok. Menurutnya, ketegasan Ahok akan sia-sia jika ke Ibu Kota Negara (IKN), karena masih ada mafia migas.  

"Pak @jokowi yth, setelah saya pikir2 ulang, untuk saat ini Ahok @basuki_btp kayaknya lebih dibutuhkan dulu di @pertamina daripada mengepalai IKN yg masih belum berjalan. Sayang pak, ketegasan Ahok terbuang sia2 kalau ke IKN saat ini, sementara mafia di sektor migas merajalela. Nanti aja dulu..!" ujar Ferdinand di akun Twitternya @FerdinandHaean2, Kamis (5/3).


Tolak Ahok Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru, Muhajid 212: Pribadi yang Rawan

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi kemudian membeberkan nama-nama yang menjadi kandidat pimpinan Kepala Badan Otorita, yaitu Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok, Tumiyono, dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

"Kandidatnya ada ya, yang namanya kandidat memang banyak. Pertama Pak Bambang Brodjo, kedua Pak Ahok, ketiga Pak Tumiyono, keempat Pak Azwar Anas," tutur Jokowi, Senin (2/3).

Soal Ahok Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru, PDIP: Pasti Presiden Punya Catatan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex