logo


Konreg PUPR Se-Bali, Kalimantan dan Sulawesi Bahas Infrastruktur di Manado

"Sekarang kita membuat program 2021, kita mensingkronkan menyinergikan antara PUPR pusat dengan ke-PUPR-an provinsi dan kabupaten," ujar Menteri Basuki

2 Maret 2020 17:18 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka Konsultasi Regional PUPR di Manado (02/03)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat membuka Konsultasi Regional PUPR di Manado (02/03) dok Jitunews/Nurman

MANADO, JITINEWS.COM - Konsultasi Regional (Konreg) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diikuti 12 Provinsi yang berada di kawasan Bali, Kalimantan dan Sulawesi membicarakan rencana pembangunan infrastruktur tahun 2021. Acara dilaksanakan di Hotel Swiss-Belhotel Maleosan di Jalan Jendral Sudirman, Wenang, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam sambutannya mengingatkan bahwa PUPR pusat dan daerah harus sinkron dan bersinergi.

"Sekarang kita membuat program 2021, kita mensingkronkan menyinergikan antara PUPR pusat dengan ke-PUPR-an provinsi dan kabupaten," ujar Menteri Basuki (02/03).


Pembangunan Tol Manado-Bitung Tak Akan Merusak Mata Aerujang, Menteri PUPR: Percaya Sama Saya

Perlu diketahui Kongreg ini merupakan yang terakhir dilaksanakan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Magelang untuk enam provinsi di Pulau Jawa, selanjutnya Konreg digelar di Labuan Bajo NTT untuk Wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (enam provinsi), dan Pelaksanaan Konreg yang ketiga di Toba Sumatera Utara untuk wilayah Sumatera (10 provinsi).

Adapun penyelenggaraan Konreg ini bertujuan menyusun program 2021 yang akurat, terpadu, dan dapat dilaksanakan sesuai readiness criteria dalam rangka memantapkan ketahanan pangan, sumber daya air, dan energi. Yang kedua adalah sinkronisasi program Kementerian PUPR dengan disepakati dan didukung oleh Pemda serta Kementeria atau Lembaga terkait. Terakhir, menjadi acuan Bahan Penyusunan Usulan Kementerian PUPR untuk Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021.

Dalam Kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan lnfrastruktur (BPIW) Hadi Sucahyono menyampaikan pembangunan infrastruktur PUPR tahun 2021 dilakukan berdasarkan perencanaan yang terpadu, dan juga pembangunan infrastruktur PUPR berbasis pengembangan wilayah dan penataan ruang.

Hadi juga menyampaikan pembangunan memperhatikan potensi daya dukung wilayah yang tangguh terhadap bencana dan juga pembangunan juga harus memperhatikan kebutuhan masyarakat sehingga bisa bermanfaat sepenuhnya untuk masyarakat.

Peserta Konreg tahun ini terdiri dari Bappeda Provinsi, Dinas Bidang PUPR (Dinas Kebinamargaan Provinsi, Dinas Keciptakaryaan Provinsi, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air / Pengairan Provinsi, dan Dinas Terkait Perumahan Provinsi), dan Balai di Lingkungan Ditjen Sumber Daya Air (Balai Besar Wilayah sungai).

Peserta lainnya adalah dari unsur Balai dan Satker di Lingkungan Ditjen Bina Marga (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional), Satker di Lingkungan Ditjen Cipta Karya (Balai Prasarana Permukiman Wilayah), dan Satker di Lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan (SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi).

Kemudian ada peserta mewakili Unit Organisasi Ditjen Kementerian PUPR yakni Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama Luar Negeri (PAKLN) Setjen PUPR, Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Penyediaan Perumahan BPIW, dan Ditjen Pembiayaan lnfrastruktur.

Bangun Bendungan Kuwil Kawangkoan, Kementerian PUPR: Selesai Akhir 2020

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Tino Aditia