logo


PKS: Arab Saudi Tidak Boleh Semena-mena Kemudian Mengabaikan Hak-hak Jamaah

Bukhori meminta Saudi untuk tidak egois

1 Maret 2020 16:08 WIB

Ilustrasi Jemaah Umrah
Ilustrasi Jemaah Umrah jawapos

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VIII DPR dari fraksi PKS, Bukhori Yusuf menyebut Kementerian Agama cukup proaktif terkait larangan umrah sementara oleh Arab Saudi. Menurutnya, otoritas Saudi tidak boleh semena-mena dalam mengabaikan hak jamaah.

"Terkait dengan diplomasi dengan Arab Saudi, saya melihat dari Kementerian Agama maupun Dirjen Haji relatif cukup proaktif dan kemudian hubungan Saudi dengan Indonesia kan relatif baik," ujar Bukhori saat diskusi di Upnormal, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).

"Karena itu data dan fakta yang sudah kita lakukan secara baik ini harus dijadikan sebagai kapital untuk presure, tidak hanya sekadar defense, presure kepada Arab Saudi karena Arab Saudi tidak boleh semena-mena untuk kemudian mengabaikan hak-hak jamaah," lanjutnya.


Tak Ingin Menag Bicara Soal Penyetopan Umrah, PKS Sebut Menlu Saja yang Bicara

Bukhori menyebut bahwa Saudi tidak memiliki kewenangan penuh atas Kabah.

"Hak-hak jamaah itu tidak hanya dilindungi karena Arab Saudi memiliki kewenangan penuh atas negaranya itu, tidak hanya itu. Tapi dengan Allah yang menciptakan Kabah itu, yang punya kabah itu, yang punya Baitullah," kata Politikus PKS itu.

Menurutnya, Saudi tidak boleh egois jika pemerintah Indonesia bisa memberikan data bahwa tidak ada kasus virus corona di tanah air.

"Jadi Arab Saudi tidak boleh membenarkan egoisnya, sepanjang kita bisa meyakinkan dengan data-data yang kuat ini. Jadi data yang kuat ini dijadikan presure, tidak hanya sekadar kita memahami tetapi harus ada sebuah satu upaya konkrit," kata Bukhori.

Jemaah Rugi Karena Batal Umrah, Jubir Wapres: Arab Saudi Lebih Rugi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata