logo


Sejumlah Warga Kecewa Khofifah Tak Menutup Tambang Emas di Tumpang Pitu

Tambang Emas Tumpang Pitu di Jatim dinilai merusak lingkungan

29 Februari 2020 17:47 WIB

Khofifah Indar Parawangsa
Khofifah Indar Parawangsa liputan6.com

JAWA TIMUR, JITUNEWS.COM- Warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup tambang emas tumpang pitu. Pasalnya tambang emas tersebut dinilai telah merusak lingkungan.

Sejumlah warga bertemu dengan Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (28/2/2020). Pertemuan tersebut berlangsung tertutup selama 1,5 jam. Usai berbincang dengan warga, Khofifah enggan menjawab pertanyaan dari media. Ia melimpahkan kepada Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Jatim Setiajit yang juga ikut dalam pertemuan.

"Biar Pak Setiajit saja, monggo," ujar Khofifah usai pertemuan dengan warga.


Mahfud MD Doakan Tito Karnavian-Khofifah Jadi Presiden-Wapres di 2024

Setiajit menyampaikan kepada wartawan bahwa pihaknya akan memberi sanksi administrasi apabila ditemukan pelanggaran sesuai Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Namun ia menyatakan bahwa tidak ada pelanggaran di tambang emas tumpang pitu.

"Tapi saya yakin itu tidak terjadi karena sudah diawasi Kementerian LHK juga," ujar Setiajit.

Sementara salah seorang warga Sumberagung, Dayat merasa kecewa dan tidak puas dengan hasil pertemuannya dengan Khofifah Indar Parawansa. "Apapun keputusannya akan kami tunggu," ujar Dayat.

Indonesia Miliki Tambang Emas Baru! Sudah Serap Ratusan Pekerja Lokal

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati